Tuesday, 17 July 2018

Dimas Diajeng Ngawi Diharapkan Jadi Marketer Wisata yang Handal

post-top-smn

Juaa Dimas Diajeng 2017 didampingi Juara Dimas Diajeng tahun sebelumnya pada malam puncak

Ngawi, SMN – Ajang pemilihan Dimas Diajeng Ngawi yang berlangsng rutin setiap tahun diharapkan tak hanya melahirkan duta wisata yang hanya pandai berada menyambut pejabat dengan berdandan dan membawa nampan. “Dimas dan Diajeng Ngawi kami harap dapat menjadi marketer yang handal dan mampu mempromosikan wisata Ngawi pada pihak-pihak lain,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpura) Ngawi, Yulianto Kusprasetyo.

Ungkapan Yulianto itu dikemukakannya saat malam puncak ajang pemilihan Dimas dan Diajeng Ngawi 2017, 4 September lalu di Alun-alun Merdeka Ngawi. Menurut Yulianto, pariwisata di Ngawi beragam dan layak dikunjungi wisatawan. Keberadaan Dimas dan Diajeng yang dihelat setiap tahun, merupakan salah satu cara menemukan duta-duta wisata yang bakal mahir mempromosikan wisata Ngawi. Merka juga diharapkan mampu mengkampanyekan wisata Ngawi secara intens bukan hanya sekadar ikon. “Apalagi Ngawi sudah mencanangkan Tahun Kunjungan Wisata tahun 2017 ini, artinya semakin ke depan sektor wisata merupakan sektor yang penting,” kata Yulianto.

Ajang pemilihan Dimas dan Diajeng sendiri dibuka Asisten I Pemkab Ngawi, Hermiati Retnowulan, sembari berpesan agar mereka mampu membawa brand wisata Ngawi sebagai daerh yang indah dan aman. Pemilihan Dimas Diajeng Ngawi sendiri juga diharapkan melahirkan duta wisata yang konsisten dan aktif dalam mempromosikan wisata dan khasanah budaya yang dimiliki Bumi Orek-orek.  “Branding wisata Ngawi ini tak hanya memerlukan peran dari pemerintah namun juga peran pemuda-pemudi seperti yang tergabung dalam Dimas Diajeng ini,” ujar Hermiati.

Ajang pemilihan Dimas Diajeng Ngawi 2017 itu sendiri menghadirkan empat dewan juri berkelas diantaranya, Yenni Susanti, pengurus Himpunan Ahli Rias Pengantin (Harpi) Ngawi, Hadi Wahyu dari Universitas Indonesia, Briansyah Dewandri, Wakil I Cak dan Ning Surabaya tahun 2012 dan Putri Indonesia Papua Barat 2014, Lita Ayudiah, CM.

Malam puncak pemilihan Dimas Diajeng menghadirkan 10 finalis Dimas dan 10 Finalis Diajeng yang dengan sigap menjawab pertanyaan dewan juri. Sebelumnya para finalis juga menjalani karantina dan dalam masa karantina mereka juga dinilai. Para finalis ini juga sempat unjuk kebolehan menari sebelum dimulainya puncak acara.

Setelah melalui serangakaian seleksi yang ketat, terpilih Mufti Mukaromi asal Kedunggalar sebagai Dimas Ngawi 2017 dan Meydina Indriati sebagai Diajeng 2017. Selain itu, juga terpilih Runner Up 1, Krisna Setya W dan Adinda Rochnya A serta Runner Up 2 diraih Ibnu Hampalp dan Hikma Marsya.

Para pemenang mendapatkan hadiah berupa piala, piagam, trophy, uang dan bingkisan dari berbagai sponsor. Selain juga berhak mengikuti ajang pemilihan duta wisata Jawa Timur  yakni ajang pemilihan Raka-Raki Jawa Timur. (adv/Kominfo/ari)

post-top-smn

Baca berita terkait