Wednesday, 24 April 2019

Dikukuhkan, FJPI Jatim Siap Tingkatkan Kualitas Jurnalis Perempuan

post-top-smn

Seminar dan diskusi media bertema “Meliput Pemilu dengan Perspektif Perempuan” di Hotel Four Points Surabaya, Jumat (8/2).

Surabaya, suaramedianasional.co.id – Seminar dan diskusi media bertema “Meliput Pemilu dengan Perspektif Perempuan” di Hotel Four Points Surabaya, Jumat (8/2) berlangsung menarik. Apalagi di tengah acara ini juga disi pengukuhan pengurus Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) cabang Jawa Timur dikukuhkan. Kepengurusan FJPI pun resmi tergenapi 8 cabang dan menurut Ketua Umum FJPI, Uni Lubis, akan semakin dikembangkan di berbagai provinsi lainnya.

Pelantikan ini diwakili oleh 6 pengurus FJPI Jatim yang diketuai oleh Tri Ambarwatie, jurnalis MNC TV. Uni Lubis pada para pengurus yang baru terbentuk memberikan pesan agar perjalanan FJPI dijaga independensinya, termasuk memastikan tidak ada bantuan uang negara baik APBN maupun APBD. “FJPI lahir tidak untuk menumpuk uang, jadi pastikan tidak ada aliran dana APBN maupun APBD kecuali melalui Dewan Pers untuk program. FJPI juga akan meningkatkan kualitas wartawan dengan uji kompetensi. Selain itu tetap ceria dan kompak selalu,” kata Uni Lubis.

Ketua FJPI Jatim, Trie Ambarwati menyatakan, salah satu tugas FJPI adalah terkait pemberdayaan jurnalis dan menyuarakan isu-isu perempuan, Tri juga berharap dapat segera menjalankan program-program bagi para jurnalis perempuan bersama 13 anggota lainnya. “ami harap akan segera melakukan program-program ke berbagai daerah di Jawa Timur,” ungkapnya.
Sementara itu, Bagir Manan Pembina Dewan Pers mengatakan, jurnalis perempuan harus bisa meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya sehingga bisa berperan dalam meningkatkan tata kehidupan bernegara. Potensi jurnalis perempuan juga sangat besar sehingga mereka juga berkemungkinan memimpin dalam redaksi newsroom.

Dalam diskusi media ini juga diluncurkan buku pertama terbitan FJPI “Jurnalis Perempuan Meliput Indonesia : 50 Kisah di Balik Berita. Buku ini pengalaman 50 jurnalis perempuan dari seluruh Indonesia selama meliput yang ditulis dalam perspektif perempuan. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait