Friday, 21 September 2018

Diklat Guru “Bagaimana Membuat Suasana Kelas Menyenangkan Dan Kreatif”

post-top-smn

Lumajang, SMN – Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag., menghimbau kepada para guru agar lebih kreatif, sehinggga bisa menjadikan kelas tersebut menyenangkan dan tidak membosankan.  Hal itu disampaikan bupati saat membuka secara resmi Diklat Guru Kreatif di Pendopo Kabupaten Lumajang, Minggu (21/01/2018).

Diklat tersebut bertemakan “Menjadi Guru Kreatif dan Menyenangkan” bersama dengan narasumber Ust. Drs. H. Luqman Chakim, MM. Dalam kesempatan itu pula, bupati menyerahkan bantuan sejumlah mushaf Al-Quran.

Bupati berharap dengan adanya diklat ini bisa memberikan pencerahan kepada guru dan ustad/ustadzah bagaimana cara membuat suasana kelas menjadi menyenangkan dan kreatif.

Beliau berharap, agar guru bisa membuat murid tidak jenuh, dan bisa membuat karakter anak menjadi gemar membaca Al-Qur’an.

Di samping itu, yang tak kalah pentingnya, adalah penampilan dan sikap seorang guru di dalam kelas maupun di luar kelas, juga harus menyenangkan dan dapat dijadikan teladan.

Menurut bupati, kreatifitas di kelas itu perlu, untuk membuat anak senang dan lebih kreatif. Bupati mengingatkan ukuran menyenangkan bagi tiap anak juga berbeda, dan itu perlu dipahami oleh guru. Perlu adanya siasat untuk menghadapi perbedaan karakter anak-anak. “Hanya pendidikan yang bisa menjawab permasalahan dari karakter anak”, tegasnya.

Direktur LPPTKA BKPRMI (Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia), Achmadi, S.Pd., menjelaskan bahwa saat ini pembentukan karakter anak sedang marak dipublikasikan. Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk implementasi misi Rasulullah demi menyempurnakan akhlak anak dan membentuk karakter anak.

Dia melaporkan bahwa peserta diklat terdiri dari berbagai tingkatan, yg berjumlah kurang lebih 200 orang terdiri dari guru dan ustad/ustadzah tingkat TPA, TPQ, Madin, PAUD, TK, SD, dan SMP se- derajat. (Atk)

post-top-smn

Baca berita terkait