Thursday, 22 November 2018

Difi Ahmad Johansyah, Jabat Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jatim

post-top-smn
Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Rabu (11/1/2017).

Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Rabu (11/1/2017).

Surabaya, SMN – Bank Indonesia (BI) melakukan pergantian jabatan bagi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV Jatim, dijabat Benny Siswanto kini digantikan oleh Difi Ahmad Johansyah, dan Benny Siswanto kini bertugas sebagai Kepala BI Regional I yang membawahi wilayah Sumatera.

Gubernur BI Agus Martowardojo yang menyaksikan serah terima jabatan tersebut mengatakan, pimpinan BI Perwakilan Jatim yang baru memiliki tugas yang berat, karena Jatim merupakan salah satu penopang perekonomian nasional.

Agus juga menekankan pentingnya peran pemimpin BI Perwakilan Jatim untuk menekan angka inflasi, sebab pada tahun 2016 angka inflasi Jatim hanya tercatat 2,74 persen atau lebih baik daripada nasional yang rasio inflasinya menyentuh 3,02 persen.

“Saya beharap angka inflasi mampu terus ditekan. Terlebih tahun ini nilai inflasi diyakini bakal lebih tinggi. Sebab, beberepa harga kebutuhan pokok melonjak di awal tahun, seperti pengurangan subsidi listrik 900 VA, lalu distribusi LPG dengan sistem tertutup. Belum lagi harga cabai yang melambung,” katanya, usai melantik pejabat baru BI Jatim  yang juga dihadiri oleh Gubernur Jatim dan beberapa anggota DPR RI, di Gedung BI Surabaya, Rabu (11/1).

Hal sama juga diungkapkan oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang berharap dengan kepemimpinan baru di BI Provinsi Jatim bisa memberikan lebih banyak dorongan ke sektor riil khususnya pengusaha skala UMKM.

“Di Jatim ini UMKM sangat berperan dalam perekonomian, PDRB Jatim tahun 2016 lalu hampir 60% diantaranya disumbang oleh sektor UMKM. Karenanya kedepan kami ingin meningkatkan sinergi dengan Bank Indonesia salah satunya dalam pengembangan UMKM di Jatim. Hal ini sejalan dengan target Gubernur BI yang ingin agar penyaluran kredit perbankan di sektor UMKM mampu mencapai 20 persen tahun 2018 nanti,” tutur Pakde Karwo, panggilan akrab Soekarwo.

Difi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BI Perwakilan Sumatera Utara itu mengaku akan meningkatkan koordinasi dan komunikasi untuk terus bersinergi mengawal pergerakan inflasi serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jatim.

“Intinya, saya siap meneruskan kinerja positif yang telah dilakukan oleh pimpinan sebelumnya, dan kami siap mendorong pengembangan ekonomi, agar bisa meningkatkan stabilitas sistem keuangan perbankan Jatim,” katanya.

Ia menambahkan, Jatim terbukti memiliki pertumbuhan ekonomi yang bagus, yakni mencapai 5,6 persen pada tahun lalu. “Saya sebagai pemimpin baru harus bisa berkoordinasi dan bekerja sama dengan Pemprov Jatim untuk meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi tahun ini,” kata Difi. (mad/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait