Tuesday, 25 June 2019

Diduga Depresi, Perempuan di Blitar Tabrakkan Diri ke Kereta

post-top-smn

Polisi saat sedang mengevakusi korban Ernawati Rahayu yang tewas tertabrak KA Dhoho.

Blitar, suaramedianasional.co.id – Warga Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar pada Kamis pagi (9/5/2019), digegerkan tewasnya seorang wanita paruh baya  diterjang KA Dhoho jurusan Blitar-Tulungagung.

Perempuan itu tubuhnya hancur dengan beberapa bagian hilang akibat sambaran kereta. Setelah ditelusuri, identitas korban akhirnya diketahui, yakni Ernawati Rahayu (34 thn) warga RT 02 RW 02 Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan dari hasil olah TKP, korban tidak membawa dompet dan kartu identitas seperti KTP. Korban datang mengendarai sepeda motor yang diparkir berjarak 50 meter dari tempat kejadian.

Diduga korban memarkir dulu kendaraannya lalu menunggu datangnya KA Dhoho yang biasa lewat sekitar pukul 04.45. Lalu saat kereta datang korban langsung mendekat dan menabrakkan diri.

“Keterangan saksi pagi itu kereta langsung berhenti melihat ada sesuatu yang ditabrak. Lalu dibantu warga mencari di bawah kereta, ada tubuh hancur dan langsung dilaporkan ke kami,” ungkap AKP Heri.

Menurut Heri, sebelumnya polisi sempat bingung tentang identitas korban. Namun saat menemukan motor tidak jauh dari lokasi kejadian, ditemukanlah STNK atas nama Ernawati Rahayu. Setelah dikonfirmasikan, keluarganya membenarkan ciri-ciri korban memang Ernawati.

Menurut keluarga dan tetangganya, korban diketahui sudah pernah mencoba bunuh diri sebelumnya dengan cara menceburkan diri ke sumur. Namun hal itu berhasil dicegah sebelum akhirnya Ernah memilih cRa bunuh diri lain yakni menabrakkan diri ke kereta api  Diduga, Ernawati depresi akibat permasalahan rumah tangga.(jon)

post-top-smn

Baca berita terkait