Wednesday, 23 May 2018

Di Jatim, Lima Ruas Tol Akan Diresmikan

post-top-smn
Tol Jombang

Tol Jombang

Surabaya, SMN – Sebanyak lima ruas jalan tol di Jawa Timur tahun ini akan diresmikan. Kelima ruas tersebut meliputi, Solo‐Ngawi yang dibangun Pemerintah (APBN), Seksi 2 Mantingan ‐ Ngawi (34,2 km), Ngawi ‐Kertosono Seksi 1 sampai 3 (49,51 km), Kertosono-Mojokerto dan Seksi 2 Jombang – Mojokerto Barat  (19,9 km).

Mengutip siaran press Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Menteri Pekerjaan Umum, Basuki Hadimuljono usai melakukan kunjungan ke ruas tol Pemalang-Batang dan Batang-Semarang, Sabtu (7/1) mengatakan, dalam rangka meningkatkan  konektivitas untuk mendorong pemerataan pembangunan di daerah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan tahun ini akan ada penambahan ruas jalan tol yang akan beroperasi sepanjang 392 km. Bila dijumlahkan dengan capaian 2 tahun sebelumnya, maka jalan tol baru yang beroperasi sepanjang 567,9 km.

“Jadi capaian tahun 2016 ada 44 km yang beroperasi, kemudian untuk 2017 ada 392 km yang akan beroperasi, itu tambahannya, jadi proyeksi total sampai dengan 2017 adalah 567,9 km jalan tol yang beroperasi,” katanya.

Lima ruas tol di Jatim tersebut merupakan bagian dari 34 seksi jalan tol yang akan diresmikan pengoperasiannya sepanjang tahun 2017. Beberapa jalan tol lainnya yang akan diresmikan diantaranya adalah Bekasi-Cawang-Kp. Melayu Seksi 1 Segmen Pangkaljati ‐Jakasampurna (8,28 km), Semarang-Solo seksi 3 (Bawen-Salatiga) (17,6 km), Kartosuro ‐Karanganyar – (20,9 km) dan Seksi 1 Solo ‐Mantingan Segmen Sragen ‐Mantingan:  (21,35 km).

Untuk jalan tol di Pulau Sumatera yang akan beroperasi tahun ini diantaranya tol Medan –Binjai Seksi 2 Helvetia – Semayang (6,18 km) dan Seksi 3 Semayang – Binjai (4,28 km), Palembang –Indralaya Seksi 1 Palembang – Pamulutan  (7,75 km) dan Seksi 3 KTM – Simpang (9,28 km), Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi sebanyak 7 seksi (61,75 km).

Tahun 2018, Menteri Basuki menargetkan jalan tol yang beroperasi menjadi 1.182,7 km dan di 2019 menjadi 1.851,4 km. “Dengan demikian, target kita membangun 1000 km jalan tol dalam waktu 5 tahun kedepan dapat tercapai dan mudah-mudahan dapat melebihi target hingga 1.851,4 km,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Menteri Basuki didampingi oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Arie Setiadie Moerwanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol ( BPJT) Herry Trisaputra Zuna, Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Rahman Arif, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII Achmad Herry Marzuki dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (jal/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait