Tuesday, 17 July 2018

Desa Plintahan Banyak Menelan Korban Laka Akibat Jalan Rusak

post-top-smn

IMG-20170603-WA0004

Pasuruan, SMN – Sungguh memprihatinkan keberadaan Akses Jalan khususnya di Jalan Plintahan Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan, yang sengaja dibiarkan oleh pemerintah kabupaten Pasuruan baik Eksekutif atau pun Legeslatif yang sangat tidak patut dalam menjalankan Amanah.

“Hal tersebut bisa menghambat lanjunya pertumbuhan untuk ekonomi masyarakat sekitar. “Jalan raya merupakan akses trasportasi darat yang sangat diperlukan masyarakat. Apabila jalan rusak dan berlobang akan menambah kerugian masyarakat. Kendaraan sepedamotor dan mobil akan mengalami kerusakan,”

Dari sisi lain Tri Kukuh Wibowo. Sh LBH Advocad menjelaskan, untuk jalan yang ada di Desa Plintahan sampai saat ini malah semakin parah, mengangah yang sangat membahayakan bagi pengguna jalan khususnya untuk anak-anak  yang hendak melintasinya, dan jalan tersebut sangat rawan banyak korban laka lantas, disaat hendak mau melintasi jalan yang ada fi desa plintahan, dikarenakan jalan tersebut banyak yang  berlubang-lubang dan banyak yang rusak melainkan rusak kecil dan rusak parah,” jelasnya.

Lebih lanjut Tri Kukuh bertanya untuk pemerintahan Kabupaten Pasuruan, apakah ini yang di sebut dengan Maslahat yang selalu di utarakan di depan publik, dengan slogan memvohongi dirinya sendiri untuk kepentingan diri sendiri sunggu ironis sekali yang diperlakukan pemerintah Kabupaten Pasuruan yang tidak tercermin sikap, tindakan yang berdasar pancasila, UUD 1945.

Sudah hampir 4 tahun untuk Jalan Plintahan Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan, terjadi pembiaran dalam pemeliharaan jalan tersebut, kecelakaan massal yang sengaja di lakukan oleh pemerintah kabupaten Pasuruan yang nggak pecus.

Apalagi sekarang ini bulan suci Romadhon dan sebentar Lagi menyambut hari Raya Idul Ada, sungguh memilukan nasib rakyat kecil ini,” pungkasnya.

Wasalm kami warga yang peduli dan cinta dengan pelayanan masyarakat untuk membuka hati nurani pemerintahan Kabupaten Pasuruan, supaya bertindak tegas bukan malah melakukan pembiaran, bukan malah tutup mata, tutup telinga, karena mereka di gaji Negara dari uang rakyat untuk bekerja, bukan di gaji hanya untuk Tidur,” singkatnya Tri Kokoh. (Pur)

post-top-smn

Baca berita terkait