Wednesday, 19 December 2018

Dengan Semangat Kemerdekaan RI yang ke-72, Kepala Desa Tarokan, Supadi siap Mewujudkan Desa yang Maju dan Sejahtera

post-top-smn
Kades Supadi ketika secara simbolis menyerahkan nasi tumpengan sambil berjabat tangan

Kades Supadi ketika secara simbolis menyerahkan nasi tumpengan sambil berjabat tangan

Kediri, SMN – Pemerintahan Desa Tarokan telah menggelar malam tirakatan/renungan malam, dalam rangka menyambut dan memeriahkan Dirgahayu Kemerdekaan RI yang ke-72, pada Rabu malam, (16/08)l di Kantor Balai Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan. Turut diundang dan hadir dalam acara ini, Kepala desa dengan segenap perangkatnya, tokoh masyarakat, alim ulama, dan warga masyarakat.

Kepala Desa Tarokan, Supadi dalam kesempatan ini menyampaikan, dalam rangka Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 ini bahwa, “Dengan Semangat Kemerdekaan RI yang ke-72 ini, melalui kerja bersama antara Pemerintah Desa Tarokan, Alim Ulama dan Masyarakat desa, akan bertekad untuk melakukan pembangunan yang nyata. Karena kami segenap komponen dan potensi yang ada di desa, Siap mewujudkan Desa Tarokan, sebagai desa yang bermartabat, berakhlak mulia, menuju desa yang maju dan sejahtera”, demikian imbuhnya. Hal ini memang sejalan dengan program pemerintah, Presiden Jokowi ketika dalam pidato Kenegaraan juga berpesan, Kerja bersama dengan persatuan mari Kita mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan sosial.

Selain malam tirakatan di Kantor Balai Desa, warga desa juga secara bersemangat menggelar berbagai kegiatan dalam rangka turut memeriahkan HUT Kemerdekaan ini, diantaranya selamatan di lingkungan kampung/dusun, jalan santai, senam, orkes panggung hiburan, dll.

Tampak pada gambar di atas, secara simbolis Supadi sedang menyerahkan tumpeng sambil berjabat tangan, ini menandakan persahabatan, keakraban dan komitmen dengan Tokoh Alim Ulama untuk bersama-sama dalam membangun serta memajukan Desa Tarokan yang bermartabat, berbudi pekerti luhur, berakhlak mulia, berbudaya, demi pemerataan kesejahteraan yang berkeadilan sosial. Inilah kerjasama antara seorang ulama dan umaro untuk menuju dan mewujudkan masyarakat yang baldatun toyibatun, warobun ghofur atau dalam bahasa Jawanya, gemah ripah loh jinawi (sejahtera lahir batin).

Desa Tarokan ini merupakan salah satu desa yang berpotensi untuk pembangunan bandara dan agrowisata, hal ini pernah disampaikan oleh Supadi dikesempatan yang lain. Dengan keberadaan bandara dan agrowisata inilah yang akan mampu mendongkrak kesejahteraan/perekonomian warga desa, akan banyak menampung berbagai lapangan pekerjaan, pembangunan potensi ekonomi kreatif, banyak pembangunan fasilitas umum, adanya perbaikan berbagai sarana infrastruktur, juga berbagai potensi desa wisata lainya yang berbasis agrowisata. (smg)

post-top-smn

Baca berita terkait