Wednesday, 17 October 2018

DEMI SI GEMPAL, PLT BUPATI MEMERINTAHKAN ASN / SKPD UNTUK MAKAN NON BERAS SETIAP HARI MINGGU

post-top-smn


LUMAJANG, SMN– Pada acara peresmian logo si GEMPAL, PLT Bupati dr.Buntaran Suprianto, M.Kes., meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk mensukseskan Si Gempal (Aksi Gerakan Kembali ke Pangan Lokal).

Hal itu, disampaikan ketika Peresmian Logo Si-Gempal, SSI (Sebar Serap Informasi), dan Senam Bersama Gerakan Organisasi Wanita di CFD Alun-alun Lumajang, pada Minggu (29/04).

Guna percepatan implementasi atas kebijakan ini, PLT Bupati meminta semua pihak, terutama ASN / SKPD untuk mengikuti anjuran beliau.

” Saya perintahkan kepada jajaran ASN / SKPD beserta keluarganya, untuk mengupayakan mengonsumsi pangan non beras setiap Hari Minggu”, bebernya.
Hal ini akan menghasilkan pengiritan beras hingga ribuan ton pertahun.

Plt. Bupati, secara teknis juga akan memerintahkan Dinas Ketahanan Pangan dan pihak terkait untuk segera mengambil langkah kongkret demi suksesnya program ini, dan melaporkan hasilnya kepada Presiden, sehingga bisa menjadi program nasional.

Sementara itu, pada saat yang sama ada SSI (Sebar Serap Informasi) yang diadakan oleh Dinas Kominfo. Acara ini merupakan agenda rutin dalam upaya penyebarluasan informasi program-program pemerintah.

Dalam acara tersebut, Salah satu yang hadir adalah perwakilan Dinas Lingkungan Hidup yang menginformasikan adanya Bank Sampah Induk Kalpataru Lumajang, dan menghimbau masyarakat untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan baik yang berdampak pada pelestarian lingkungan.

Di tempat yang sama juga diadakan Senam bersama oleh Gerakan Organisasi Wanita (GOW). Acara ini merupakan rangkaian dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-139 setelah sebelumnya telah dilaksanakan kunjungan ke Lapas.

Ratusan anggota Organisasi Wanita mengikuti senam dengan menggunakan pakaian tradisional. Ketua GOW, Tutuk Fajriyatul Mustofiah, S.H. dalam sambutannya menghimbau agar para perempuan di Lumajang mampu meneladani karakter R.A. Kartini.

“Mudah-mudahan para wanita di Lumajang ini bisa menjadi ibu yang cerdas dan tetap ramah dan santun kepada siapapun”. Ujarnya.

Sementara itu, dibagian sisi lain juga disediakan stand pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk 200 lansia dan dhuafa, stand hasil pangan olahan serta produk Lumajang, lomba fashion, pembagian doorprize, pameran hasil kerajinan tangan dari bahan daur ulang, serta penampilan sejumlah hiburan. (Atk).

post-top-smn

Baca berita terkait