Wednesday, 19 December 2018

DARI PENGUKUHAN DPC FKDT JEMBER Bupati Faida : “Bantu Kami Lahirkan Generasi Qurani !”

post-top-smn
Susana sambutan, Bupati Jember dr Hj Faida, MMR.

Susana sambutan, Bupati Jember dr Hj Faida, MMR.

JEMBER, SMN – Bupati Jember dr Hj Faida, MMR, mengajak seluruh masyarakat Jember terutama para guru Madrasah Diniyah (Madin) untuk terus konsisten dan serius  di bidang pendidikan generasi muda, agar terlahir generasi Qurani.

“Karena tidak ada generasi yang paling baik di dunia ini, kecuali generasi generasi yang Qurani,” tegas Faida, dengan lantang, disambut applause 5.000 guru madin yang memenuhi gedung Balai Serba Guna (BSG) , Kaliwates Jember, Rabu (30/8/2017).

Faida, memuji ketabahan dan kesabaran para guru madin yang selama ini telah berjuang mengajarkan ilmu Alquran, ilmu agama kepada masyarakat dan generasi generasi muda di Kabupaten Jember tanpa mengeluh.

Guru Madin adalah para pejuang, peletak fondasi dan dasar terhadap perkembangan generasi muda Jember ke depan. Tentu saja generasi – generasi yang mengerti, memahami, dan berakhlaqul karimah dan dengan begitu para generasi Jember ke depan akan lebih terarah dan tidak sesat.

“Bapak ibu sekalian inilah para pejuangnya. Saudara semuanya yang hadir di sini adalah orang penting di Jember. Orang yang menentukan generasi muda ke depan. Karena membekali generasi dengan ilmu agama. Dengan ilmu agama hidup menjadi terarah, dengan Ilmu pengetahuan hidup menjadi mudah, dengan seni hidup akan menjadi indah,” tegas Bupati Faida.

Untuk itu sebagai bentuk penghargaan dan perhatian serius pemerintah Kabupaten kepada para pejuang guru madin, se Jember bantuan honor dan siswa madin dicairkan pada bulan depan. Anggaran itu diambilkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) di APBD 2017.

Selama ini, honor para guru madin masih sangat kecil. Kondisi itu baru  mendapat bantuan Pemerintah Provinsi sebanyak 6 bulan. Di Jember baru di APBD 2017 mengalokasikan dana sharing bantuan BOSDA guru madin selama 6 bulan sisa, sehingga genap setahun.

Bupati Faida juga mengingatkan agar seluruh guru madin untuk tetap menjaga tali persaudaraan karena persaudaraan itu akan terus dibawa hingga liang lahat, serta tidak ada urusan lebih penting dari yang penting di dunia ini kecuali urusan kemanusiaan.

Diharapkan pula pengurus DPC FKDT Yusfihadi, yang baru dilantik bersama seluruh untuk tetap menjadi mitra bagi Pemerintah Kabupaten Jember guna mengawal dan membina generasi muda Jember dalam bidang agama sehingga Jember bebas baca tulis Alquran.

“Sanggup apa sanggup ? Sanggup mengajari anak anak yang tidak punya akses belajar ilmu Alquran, baca tulis Alquran di sekolah umum ?, sontak dijawab ,”Sanggup..!,” ujar ribuan guru madin serentak.

Di acara silaturrahim guru madin dan pengukuhan DPC FKDT Jember, ini dihadiri Wakil Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arif, Ketua DPW FKDT Jawa Timur, Satuham Akbar,  Bambang Riyanto, anggota DPRD Jember dari  Nasdem, dan   Mukti Ali anggota DPRD dari FKB.

Selain itu, hadir pula Kepala Kemenag Kabupaetn Jember Drs KH Fahrur Rossi, M.Ai, Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Jember Drs Achmad Ghozali, M.Pd, serta Ketua DPC FKDT Kabupaten Bondowoso, Situbondo, Malang, dan Surabaya.

Secara rinci berdasarkan data dari Dinas Pendidikan untuk santri/warga belajar/siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula paket A, dan paket A Pondok Pesantren senilai Rp 15.000 per siswa.

Untuk santri/warga belajar/siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho paket B dan paket B pondok pesantren sebesar Rp 25.000 per siswa. Tidak hanya itu, guru swasta SD/MI/SDLB/SB/Salafiyah Ula/SMP/MTs/SMPLB/Salafiyah Wustho swasta dan guru SMP satu atap/MTs satu atap, mendapatkan bantuan Rp 300 ribu tiap guru per bulan.(atk)

post-top-smn

Baca berita terkait