Tuesday, 12 December 2017

Dandim Lakukan Disiplin Ketat Aggotaya yang Melakukan Pelanggaran

post-top-smn

Menjelag perpindahan ketua Dandim, Hariadi, tepatya 22 September mendatang, banyak pembelajaran yang bisa diambil positifnya dari kepemimpinan beliau. Diantaraya saat melakukan pembinaan pada anggotanya.

Diantaranya saat memberikan sanksi pelanggaran disiplin yang diberikan, untuk memberikan efek jera, kepada anggotanya agar tidak mengulangi perbuatan yang telah diakukan. Komandan Kodim 0809 Kediri letkol Infantri Hariyadi juga memberikan Sanksi tambahan. Hukuman tambahan yang bersifat pembinaan mental itu diantaranya, mengaji dan mengurus mushola. Sanksi itu diberlakukan secara bergiliran

menggunakan sitem piket kepada oknum anggotanya yang telah melanggar aturan. ” sudah ada anggota yang merasakan manfaatnya. Bahkan sekarang ini, ada pula yang suka mengaji.” ujarnya Senin (15/9) sore kepada sejumlah wartawan.

Bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggotanya tersebut, menurutnya bermacam macam diantaranya disersi tidak hadir tanpa keterangan, terlibat perkelahian hingga persoalan perselingkuhan.

Sementara bentuk sanksi disiplin pelanggaran berat yang diberikan berupa penahanan selama 21 hari. Tidak naik pangkat selama 3 periode kemudian tidak boleh mengikuti pendidikan. ” bagian dari komitmen kita untuk menegaskan aturan. Setiap pelanggaran. Harus dihukum. Allhamdulilah selama ini saya jalankan dengan baik.”. Fungsi hukuman itu sendiri, kata pria yang pernah menjabat sebagai ketua Satlak Penanganan Bencana Erupsi Gunung Kelud ini untuk memberikan efek jera serta mengingatkan kepada anggota yang lain, bahwa setiap pelanggaran pasti ada hukuman.

post-top-smn

Baca berita terkait