Wednesday, 20 March 2019

Dana Desa Ngujung 2018 Jadi Sorotan

post-top-smn

Kantor pemerintah Kab. Nganjuk Kec. Gondang Ds. Ngujung.

Nganjuk, suaramedianasional.co.id – Dana Desa Ngujung Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk, tiba-tiba jadi sorotan. Adalah Dodik Andiyanto, pengurus Dewan Perwakilan Kabupaten Nganjuk Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) mengungkapkan, pihaknya mencurigai adanya manipulasi data atas beberapa laporan penggunaan Dana Desa Ngujung tahun 2018 lalu.
“Diantara yang kami duga fiktif ini item nomor 24 pelaksanaan pembangunan desa, Kegiatan Pembentukan dan Pengembangan BUMDesa  sekitar Rp 40,65 juta,” kata Dodik.
Belanja dana itu disebut untuk pembelian mesin fotocopy, alat prasmanan dan alat tulis kantor. Selain itu juga Dodik juga mencurigai item no 37 tengang program pemberdayaan masyarakat dengan kegiatan pendidikan pelatihan bagi kepala desa dan perangkat senilai Rp 15 juta diwujudkan dengan pembelian dua unit laptop. “Tapi sampai Maret 2019 barangnya belum ada, tapi laporannya beres,” katanya.
Selain itu, pelatihan membuat paving, tanpa didampingi ahli senilai Rp 24,58 juta, menueut Dodik perlu diragukan. “Kami juga heran mengapa Daan Desa tahap 3 bisa turun padahal hal-hal yang kami soroti itu terjadi,” katanya.
Monitoring dan evaluasi dari kecamatan dan pihak terkait lainnya pun diragukan oleh Dodik.Menurut dia, pihak terkait yang memilik kewenangan dalam pemeriksaan, pengawasan harus lebih aktif lagi guna melakukan tupoksinya Bukan hanya menerima data tapi tidak melakukan verifikasi di lapangan,” ujarnya.
Sayang sekali Kepala Desa Ngujung belum berhasil ditemui, namun beberapa perangkat desa menyarankan untuk.mengkonfirmasi administrasi penggunaan Dana Desa justru ke seorang bayan bernama Nina. Hal ini juga berkaitan dengan posisi bayan bersangkutan sebagai tim pelaksana kegiatan merangkap operator. “Bu Bayan itu tim pelaksana sekaligus operatornya, silakan tanya ke dia,” ujar salah satu perangkat Desa Ngujung. ( Tian) 
post-top-smn

Baca berita terkait