Wednesday, 17 October 2018

Dana CSR Dikelolah Satu Pintu

post-top-smn
Bupati Lumajang Drs. H.As’at Malik, M.Ag mengukuhkan Forum Dana Tanggungjawab Sosial Perusahaan (DTSP) atau Corporate Social Responsibility (CSR)

Bupati Lumajang Drs. H.As’at Malik, M.Ag
mengukuhkan Forum Dana Tanggungjawab Sosial Perusahaan (DTSP) atau Corporate Social Responsibility (CSR)

Lumajang, SMN – Bupati Lumajang Drs. H. As’at Malik, M. Ag mengukuhkan Forum Dana Tanggungjawab Sosial Perusahaan (DTSP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) mulai tahun depan sudah harus dikelola satu pintu, Kamis (22/12).

Dibentuknya Forum CSR ini, kata bupati, karena selama ini peran dari pengusaha melalui dana CSR masih  belum jelas. Sehingga perlu dibentuk forum seperti ini. Serta diperkuat dengan adanya Perda tentang CSR yang sudah diundangkan.

Fungsi forum ini, diantaranya untuk mengetahui berapa jumlah total dana CSR dari perusahaan yang ada di Lumajang. Pasalnya selama ini masih belum bisa diketahu berapa besarannya secara keseluruhan.

“Berapa jumlahnya dan disalurkan kemana sebelumnya masih belum tahu,” katanya saat sambutan.

Dana CSR ini, kata bupati sangat dibutuhkan,  mengingat untuk melakukan pembangunan di Lumajang tidak cukup hanya dengan mengandalkan dana dari APBD dan APBN. Sehingga pengusaha juga harus memberikan  kontribusi.

Bupati berharap, tahun depan dana CSR sudah bisa dikelolah dengan bagus secara transparan  dan efektif penyalurannya. Sehingga tidak boleh ada dana CSR yang keluar hanya terbuang sia-sia saja.

“Harus tahu semua dan harus benar-benar difungsikan,” ungkapnya.

Bupati mencontohkan, salah satu manfaat dari dana CSR adalah untuk mendukung pengelolaan potensi di Lumajang sehingga lebih bagus lagi. Seperti potensi pertanian dan perkebunan di Lumajang.

Jika hasil potensi tersebut, dapat dikelola lagi dengan maksimal oleh UMKM tentunya akan menambah nilai jual yang lebih tinggi. Contohnya gula merah yang ada di Kecamatan Pasrujambe  dan Senduro, bisa menghasilkan harga 18 ribu perkilogram.

“Jadi lebih mahal, ketika sudah dikelolah,” tegasnya.

Dengan dukungan dari semua pengusaha, bupati berharap bisa mewujudkan visi dan misi Kabupaten  Lumajang yakni untuk menuju masyarakat sejahtera dan bermartabat. Caranya, dengan melakukan komunikasi dan kontribusi yang baik.

“Kita harus mendampingi mereka, bersama-sama untuk maju,” tegasnya.

Adapun  pengurus Forum  CSR Kabupaten  Lumajang  yang sudah dikukuhkan untuk periode 2017-2019 yakni sebagai Ketua Umum (PT. Mirai Alam Sejahtera), Ketua I (PT. Bank rakyat Indonesia), Ketua II (PT. Prima Sejahtera Internasional), Ketua III (PT. Bank Jatim), dan Sekretaris (PT. Mustika Tama). (tik)

post-top-smn

Baca berita terkait