Sunday, 25 August 2019

Breaking News

Cawapres Sandiaga S Uno Silaturrahmi ke Pondok Hingga Senam Bersama di Sampang

post-top-smn

Calon Wakil Presiden pasangan nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno hadir ke Kabupaten Sampang Pulau Madura, Selasa (01/1).

Sampang,Suaramedianasional.co.id- Calon Wakil Presiden pasangan nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno hadir ke Kabupaten Sampang Pulau Madura, Selasa (01/1) dalam agenda safari politik pencalonannya dalam Pemilihan Presiden RI pada 17 april 2019 mendatang.
Sandiaga S Uno hadir di Kabupaten Sampang diawali silaturrahmi ke pondok pesantren At-Taroqqi.
Kedatangan Sandiaga Uno, disambut ratusan simpatisan, penggemar dan relawan, dan diiringi musik tradisional khas Sampang.
Sandiaga bersama rombongan kembali ke Ponpes At-Taroqqi untuk sholat subuh berjamaah, hingga pagi tiba. Sandiaga pun mengajak serta seluruh massa pendukungnya untuk senam pagi dan menghentikan sejenak histeria mereka menyambutnya. Sandiaga sendiri yang bicara untuk senam bersama, setelah sejumlah intruksi petugas dan panitia tidak dihiraukan. “Ayo kita senam dulu, biar sehat dan berfikiran positif,” ujar Sandi.
Dalam Sambutannya, Sandi menyampaikan pesan dari Prabowo Subianto bahwa fokus pasangan nomor urut 02 adalah ekonomi.
“Kami fokus pada ekonomi, harga-harga harus stabil terjangkau serta penciptaan dan penyediaan lapangan kerja. Kita akan berdayakan tenaga kerja lokal dan membatasi tenaga kerja asing,” terang Sandi.
Sandiaga Uno pun beranjak meninggalkan Sampang diantar sejumlah keharuan pendukungnya.  Ibu Meta pengusaha kerudung, dan pria yang mengaku bernama Pak Kholil dan Ibu Iris, memberikan sejumlah uang sebagai dukungan pada Sandiaga. “Ini semoga membantu, gunakan untuk kampanye dan menangkan pilpres mendatang,” katanya.
Hendrik, seorang tim relawan pemenangan Prabowo-Sandi, sekaligus panitia pelaksana, Hendrik menjelaskan, kunjungan Sandiaga ke Sampang, akan silaturrahmi ke Ponpes An-Naqsabandiyah As Salafiyah Desa Ombul Kecamatan Kedundung dan bertolak ke wilayah Jawa Timur lainnya.(why)

post-top-smn

Baca berita terkait