Wednesday, 17 October 2018

Capaian Opini WTP Adalah Hasil Kerja Keras Semua Pihak Di Pemkab Sidoarjo

post-top-smn

Sidoarjo,SMN – Di gelarnya acara Konferensi Pers  di pendopo kabupaten Sidoarjo, Rabu (06/06/18) Bupati Sidoarjo Saiful Ilah SH,M.Hum menyampaikan kepada seluruh Wartawan bahwa Sidoarjo Meraih WTP 5 kali berturut-turut. Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemkab Sidoarjo, kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)  oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Predikat WTP ini berhasil dipertahankan Sidoarjo selama lima tahun berturut-turut. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menyampaikan, opini dari BPK ini memotivasi Sidoarjo untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan untuk menjadi lebih baik.

“Capaian opini WTP adalah hasil kerja keras dan sinergitas semua pihak di Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan merupakan penyelarasan dengan akselerasi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya. Saiful Ilah mengatakan, ini adalah wujud dari apresiasi BPK pada Pemerintah Daerah, dan ada beberapa rekomendasi dari BPK yang akan segera ditindak lanjuti untuk perbaikan ke depan.

“Terutama terkait pengelolaan aset daerah karena total aset Kabupaten Sidoarjo cukup besar yaitu sebesar Rp. 15,7 Triliun yang di dalamnya terdapat aset tetap sebesar Rp. 13,6 Triliun yang semuanya telah diperiksa oleh BPK,” jelas Saiful Ilah. Saiful Ilah melanjutkan,  prestasi WTP ini sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi Sidoarjo. Karena, auditor BPK akan menerapkan standar audit yang lebih tinggi kepada daerah yang berhasil mempertahankan berulang-ulang.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)  Kabupaten Sidoarjo Noer Rochmawati menambahkan, penilaian WTP yang diraih Sidoarjo salah satunya karena Sidoarjo dinilai menerapkan (SPI) Standart Pengendalian Internal yang bagus.

Dari tahun ke tahun, tingkat penyimpangan atau kesalahan yang material terus menurun.

Ini menghasilkan pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien. “Sidoarjo menerapkan sistem aplikasi keuangan yang terintegrasi dan saling terkontrol.Mulai mekanisme pencairan,penerimaan daerah hingga pelaporan,” tutup ima panggilan akrab Kepala (BPKAD) kabupaten Sidoarjo.(Try/Kom)

post-top-smn

Baca berita terkait