Thursday, 13 December 2018

Capaian Imunisasi MR di Kabupaten Lumajang Jadi Pilot Project Nasional

post-top-smn
dari kiri ke kanan... Kepala Dinkes Lumajang, Wakil Bupati Lumajang, Bupati Lumajang, Perwkilan WHO, Perwakilan dari Dinkes Propinsi Jawa Timur

(dari kiri ke kanan) Kepala Dinkes Lumajang, Wakil Bupati Lumajang, Bupati Lumajang, Perwkilan WHO, Perwakilan dari Dinkes Propinsi Jawa Timur

Lumajang, SMN – Lumajang jadi pilot project penyelesaian pemberian suntikan imunisasi MR, untuk wilayah pulau Jawa.

Menurut Bupati Lumajang, As’at Malik, kalau capaian imunisasi MR sudah diatas nasional yaitu sekitar 99,97 persen.

Namun, dikatakan Bupati As’at bahwa pemerataan tersebut masih belum tercapai, disebabkan ada beberapa hal.

“Memang kami akui pemerataan  d masih belum tercapai, ada beberapa kendala,  d seperti proyeksi terlalu tinggi, ada anak yang masih dalam kondisi sakit. Dan ada juga anak yang sekolah ke tempat lain di luar kota,” jelas Bupati waktu acara jumpa pers, di lobi kantor Bupati Lumajang, siang ini.

Imunisasi anak di Kabupaten Lumajang ini ada sekitar 217.000 anak yang harus disuntik imunisasi MR, namun masih ada sekitar 1.136 anak yang belum di suntik karena beberapa hal tersebut diatas.

Sisanya akan diselesaikan sampai tuntas. Seperti dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang, dr Triworo, saat itu.

“Kami diberikan waktu dua Minggu untuk menyelesaikan. Dan itu tidak gratis lagi,” jelasnya.

Diungkapkan lagi oleh Triworo, bahwa imunisasi tersebut bisa didapat pada posyandu, puskesmas dan dokter spesialis anak.

Dari penjelasan wakil WHO untuk Indonesia, Riyadul Hasan, bahwa dirinya sudah 2 bulan di Syrabaya, Indonesia.

“Saya sudah berkeliling di Jawa Timur untuk 38 Kota Kabupaten, program imunasasi MR target yang bagus adalah Kabupaten Lumajang, namun mendapat kendala ditengah jalan,” ungkapnya.

Kata Hasan lagi, bahwa Kabupaten Lumajang sudah bagus, dapat menyelesaikan masalahnya dengan mendapatkan predikat terbaik di Jawa ini.

“Seperti Puskesmas di Kabupaten Lumajang ini memiliki kondisi tidak nyaman bagi anak anak, banyak perasan takut bagi anak untuk datang ke Puskesmas,” bebernya.

Sementara itu, Bupati dan Wakil Bupati Lumajang beserta seluruh OPD nya, sudah bisa mengatasi hal tersebut.

“Dari berbagai langkah yang dilakukan, dan evaluasi semua bisa diatasi, alhamdulillah Kabupaten Lumajang  H bisa sebagaiproject untuk kabupaten lainya yang mempunyai masalah sama dengan Lumajang,” ujarnya lagi.

Hasan juga sangat berterimakasih karena Kabupaten Lumajang sudah melebihi target dari Propinsi. (atk)

post-top-smn

Baca berita terkait