Tuesday, 23 October 2018

Bupati Trenggalek Tinjau Langsung Perbaikan Jalan kranding

post-top-smn
Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc saat meninjau langsung perbaikan jalan di ruas Dusun Kranding, Desa Bendorejo, Pogalan, Kab Trenggalek, Rabu (23/11) lalu

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc saat meninjau langsung perbaikan jalan di ruas
Dusun Kranding, Desa Bendorejo, Pogalan, Kab Trenggalek, Rabu (23/11) lalu

Trenggalek, SMN – Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc., meninjau langsung perbaikan jalan Nasional Trenggalek-Tulungagung di ruas Dusun Kranding, Desa Bendorejo Pogalan, Rabu (23/11). Perbaikan jalan ini dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Jawa Timur, setelah Bupati Trenggalek berkoordinasi dengan balai tersebut terkait kerusakan jalan yang semakin parah.

Bupati Emil Dardak, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pemerintah selama ini tidak diam. Melainkan telah berkali-kali berkomunikasi dengan pihak Balai Jalan Nasional. “Ini kita lakukan karena klasifikasi jalan ini merupakan jalan nasional. Salah satu kesulitan yang ada adalah kita tidak bisa menangani hal ini secara sepihak. Harus bekerjasama dengan Balai Jalan Nasional,” ungkap Bupati Emil.

“Pertanyaannya apakah selama ini pemerintah membiarkan kerusakan jalan ini?, sedikit informasi, menjelang lebaran kemarin jalan ini sudah dilapis. Terus Oktober dilapis lagi. Namun memang karena kondisi di bawah sudah mengalami kerusakan, sehingga jalan ini gampang rusak,” imbuhnya.

Menurut Emil, pada tahun 2017 penanganan ruas jalan tersebut sudah dianggarkan sejauh 1 kilometer, yang bersifat periodik. Ruas jalan di Dusun Kranding juga akan dilebarkan serta dibuatkan drainase.Sehingga akan jauh lebih baik daripada sebelumnya. “Saya mendesak pemerintah pusat bahwa kondisi ini sudah mepet. Apa perlu kami benahi dulu, beliau bilang tidak usah pak, kami siap all out untuk memperbaiki,” terang Bupati Emil.

“Pasalnya perbaikan jalan tersebut tidak bisa sembarang diperbaiki dengan ditutup dengan menggunakan sirtu secara gotong royong, malah itu akan memperparah dan bahaya. Patut disyukuri, dengan koordinasi yang baik, akhirnya perbaikan jalan ini bisa dilaksanakan,” kata Emil menambahkan.

Sementara itu, Wahyu Agus Purwanto, PO di PPK 13 Jalan Nasional menyatakan bahwa kerusakan jalan ditangani dengan penggunaan CTB. Karena pondasinya mengalami kerusakan, maka dilakukan penggantian lapisan pondasi jalan. Lapisan pondasi dikupas sedalam 35 cm.

“Kita gantikan dengan sedimen Agregat kelas A yang dicampur dengan semen dan kita padatkan dengan tebal 30 cm. Sedangkan untuk 5 cm sisanya akan kita tutup dengan menggunakan aspal,” ungkap Wahyu Agus.

Menurutnya penanganan ini merupakan penanganan sementara, pasalnya pada sekitar bulan Januari tahun 2017 nanti, jalan ini akan dinaikkan sekitar 20 cm, sepanjang 1 Km. Perbaikan jalan tersebut juga bersamaan dengan pembuatan parit.

“Sehingga dengan kentinggian jalan seperti itu, nantinya aliran air bisa mengalir ketanah, dan kerusakan jalan dapat diminimalisir. Pasalnya genangan air inilah yang menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan ini,” tandas Wahyu Agus

“Paket pekerjaan ini sudah dilakukan pelelangan. Diperkirakan pada akhir tahun nantinya proses lelang ini bisa terselesaikan sehingga 2017 awal nanti sudah bisa mulai dikerjakan,” pugkasnya. (Hms/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait