Sunday, 21 October 2018

Bupati Trenggalek Buka Bimbingan Teknis SAKIP

post-top-smn
Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc memberikan sambutan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Gedung Bhawarasa

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc memberikan sambutan dalam kegiatan Bimbingan
Teknis Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Gedung Bhawarasa

Trenggalek, SMN – Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, buka kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di gedung Bhawarasa, Kamis (27/10). Bimtek ini diadakan untuk meningkatkan integritas kinerja aparatur pemerintah.

Yang menjadi peserta dalam SAKIP ini Kepala SKPD, Sekretaris/KTU, Kasubag Perencanaan/Pelaporan seluruh SKPD di lingkup Pemkab Trenggalek.

Bimtek ini selain dihadiri oleh Bupati Trenggalek, Sekda Drs. Ali Mustofa, M.Si, Setiajit, SH, MM, Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, yang menjadi narasumber umum, dan beberapa narasumber lainnya mengenai teknis SAKIP ini.

Dalam sambutannya Bupati Trenggalek menyampaikan “dalam bimtek SAKIP ini yang ingin kita dapatkan bukannya outputnya melainkan outcamnya.”

“Saat ini eranya sudah berubah, kecanggihan tekhnologi maupun kecepatan informasi sosial media sudah cukup luar biasa. Sehingga tidak bisa kita bekerja santai. Kalau dulu sudah cukup apa yang menjadi tupoksi kita kerjakan, kita lakukan dan itu mengugurkan kewajiban”.

“Dengan perkembangan pesat sosial media, kita dapat dengan mudah bisa mendapatkan informasi, baik berupa visual audio maupun video. Dengan dinamika yang berkembang ini mengakibatkan masyarakat dapat dengan mudahnya menyampaikan aspirasinya”.

“Dengan adanya hal tersebut perlunya untuk kita syukuri bukannya kita sesali. Apa yang kita lakukan akan terus dipantau masyarakat. Sehingga pentingnya aparatur pemerintah lebih meningkatkan integritas kinerjanya dalam melayani dan memenuhi harapan masyarakat”.

“Dulu banyak yang mencibir saya terlalu berangan-angan terlalu tinggi. Seperti halnya mengenai bandara di Selatan Barat Daya Jatim, dulu banyak yang menyatakan Sumberkencono aja tidak mau parkir ke Trenggalek, kok memimpikan bandara, dan masih banyak cibiran yang lainnya”. Namun dengan tekad tinggi dan usaha bersama delapan kepala daerah. Presiden menyetujui penggunaan ruang udara bersama sipil dan militer.

Banyak hal yang disampaikan oleh bupati untuk memacu semangat kinerja Aparatur Pemerintah yang ada di Kabupaten Trenggalek ini.

Sedangkan Setiajit, Kepala Biro Organisasi dalam kegiatan ini menyampaikan materi terkait reformasi birokrasi. Sasaran dari Sakip ini adalah outcam kinerja perangkat daerah. Yang menjadi pembeda antara SAKIP dan LPPMD adalah cara penilaiannya.

Kedepan perencanaan yang dibuat oleh masing-masing SKPD haruslah berbasis pencapaian bukannya kepentingan-kepentingan tertentu. Sehingga SKPD dalam menyusun perencanaan, menentukan terlebih dahulu target apa yang akan dicapai dalam jangka pendek maupun menengah.

Banyak hal yang disampaikan oleh Kepala Biro Organisasi Pemprov Jatim ini mengenai SAKIP tersebut. Sedangkan mengenai terkait teknis-teknis dari SAKIP sendiri disampaikan oleh beberapa narasumber yang telah ditentukan oleh Biro Organisasi Pemprov Jatim.(hms/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait