Wednesday, 23 May 2018

Bupati Syahri Terima Penghargaan SAKIP dari Menteri PAN-RB

post-top-smn
Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, SE., M.Si., menerima penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi pemerintah (SAKIP) 2015 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan- RB) Prof. Dr. H. Yuddy Chrisnandi, ME di gedung Grahadi Surabaya.

Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, SE., M.Si., menerima penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi pemerintah (SAKIP) 2015 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan- RB) Prof. Dr. H. Yuddy Chrisnandi, ME di gedung Grahadi Surabaya.

Tulungagung, SMN – Kabupaten Tulungagung meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi pemerintah (SAKIP) 2015. Bahkan prestasi itu lebih baik dibanding dengan  prestasi sebelumnya yakni masuk peringkat tiga besar tingkat provinsi. Hal ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintahan Syahri Mulyo-Maryoto Birowo dalam mewujudkan Tulungagung yang lebih baik.Penghargaan itu diberikan langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan- RB) Prof. Dr. H. Yuddy Chrisnandi, ME kepada Bupati Syahri Mulyo,SE., M.Si., Jumat (5/2) di gedung Grahadi Surabaya.

Kabag Humas Setda Tulungagung Sudarmaji, S.Sos., M.Si menjelaskan, penghargaan SAKIP untuk menilai apakah kinerja pemerintah Tulungagung sudah akuntabel atau belum. Artinya, sudah berorientasi pada hasil atau bermanfaat bagi masyarakat. Nilai B, berarti akuntabilitas kinerja pemkab dinilai sudah baik, memiliki sistem yang dapat digunakan untuk manajemen kinerja.  “Dulu peringkat 13, sekarang peringkat tiga. Tulungagung menjadi percontohan dalam kinerja pemerintahan dan Tulungagung dianggap sukses oleh Menpan-RB,” ungkap Darmaji.

Menurutnya, kunci keberhasilan Tulungagung meraih predikat memuaskan tersebut adalah komitmen Bupati  yang sangat tinggi dan konsisten terhadap dokumen perencanaan sampai pertanggungjawaban pembangunan. “Hal ini juga ditopang oleh kebersamaan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD),” kata Darmaji.

Evaluasi SAKIP ada lima komponen yang dinilai. Di antaranya perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal, dan capaian kinerja. Dasar aturan berkaitan dengan SAKIp yakni Permenpan-RB Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pedoman Evaluasi atas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Dasar lain yakni Perpres Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintah. Untuk pencapaian prestasi itu, pemkab Tulungagung banyak melakukan langkah terobosan. seperti bimbingan teknologi (bimtek), penyelarasan dokumen perencanaan, dan keterkaitan visi misi bupati dengan para pejabat SKPD.

Pada kesempatan itu Bupati juga memaparkan sukses story Sakip di Tulungagung disaksikan langsung Menteri PAN-RB dan seluruh kepala daerah serta wali kota tingkat Jatim dan Prov. Se-Sulawesi.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Yuddy Chrisnandi, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam melakukan pembinaan kepada kabupaten/kota di wilayahnya untuk menerapkan akuntabilitas kinerja. Hal tersebut dikarenakan adanya peningkatan nilai yang cukup signifikan dari pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur untuk mendorong peningkatan akuntabilitas kinerja. Ini juga layak untuk dicontoh oleh provinsi lain,” kata Menteri Yuddy pada penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Kabupaten dan Kota Se-Sulawesi dan Jawa Timur. (rud)

 

post-top-smn

Baca berita terkait