Tuesday, 14 August 2018

Bupati Sulap Kampung Kumuh Jadi Kampung Kelir

post-top-smn

JEMBER, SMN – Bupati sulap kampung kumuh jadi kampung berwarna-warni atau lebih dikenal dengan sebutan kampung kelir.

Hal ini dikatakan Bupati Jember, dr Faida MMR saat membuka Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka Jawa Timur.

Dr Faida selain sebagai Bupati Jember juga sekaligus sebagai Ketua Majelis Pembina Cabang Pramuka Jember, dengan panggilan Kak Faida.

Dari pantauan awak media, kampung kelir yang bertempat di Jember ini diikuti oleh sekitar 1000 Pramuka Pandega dan Penegak dari Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang.

“Berkaryalah sebaik mungkin, ini adalah kesempatan emas, kampung kumuh akan di sulap menjadi kampung kelar-kelir yang akan indah dan menjadi kampung dengan prilaku hidup sehat,” kata Kak Faida.

Target sasaran dari kegiatan ini yaitu 3 kampung yang berada di sekitaran Gladak Kembar Jember, di antaranya Kampung Kepatihan Kelurahan Kepatihan, Kampung Sumberdandang Kelurahan Kebonsari dan Kampung Gladak Kembar Kelurahan Sumbersari.

Seperti yang dikutip dari sejumlah media online lokal, terlihat berbagai kegiatan mulai dari pengecatan rumah warga serta sarana umum, penataan lingkungan, sosialisasi pengawasan obat serta makanan sehingga tercapai prilaku masyarakat yang sehat dengan tidak membuang sampah sembarangan, menjaga lingkungannya.

Selain itu juga ada pelayanan adminduk di lokasi Kampung Kelir tersebut.

“Kampung ini akan menjadi percontohan kampung sehat, menjaga lingkungan, serta tertib adminduknya,” tutur Kak Faida, usai meresmikan Festival Kampung Kelir.

Kak Faida juga menginginkan dalam gerakan pramuka ini diikuti oleh perilaku hidup bersih dan sehat dengan kebiasaan cuci tangan dimana nantinya akan diselenggarakan senam masal cuci tangan. (afu)

post-top-smn

Baca berita terkait