Friday, 24 May 2019

Bupati Pasaman Resmi Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan

post-top-smn

Acara rakor penanggulangan kemiskinan dalam rangka Rembuk Stunting ini digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pasaman (Bappeda).

Pasaman, suaramedianasional.co.id – Mungkin tidak semua orang mengenal istilah stunting. Padahal menurut Badan Kesehatan Dunia, Indonesia menempati urutan kelima tentang masalah stunting.
Stunting merupakan masalah kekurangan gizi kronis yang disebabkan kekurangan asupan gizi dalam waktu lama, karena asupan makan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting terjadi dimulai dari dalam kandungan, dan baru terlihat ketika anak berusia 2 tahun.
Menurut UNICEF, stunting didefinisikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan, dengan tinggi di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan stunting minus 3 (stunting kronis) diukur dari standar pertumbuhan anak berdasarkan WHO.
Seperti yang telah diberitakan media ini beberapa kali pembahasan tentang stunting di Kabupaten Pasaman, dimana Pemkab Pasaman telah berupaya maksimal untuk meminimalisir permasalahan stunting di wilayahnya.
Begitu pula saat ini, Bupati Pasaman, Yusuf Lubis resmi membuka acara Pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Pasaman dengan tema “Rembuk Stunting Sebagai Tahapan ke – III dari Rencana 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting” di gedung Syamsiar Taib Lubuk Sikaping Senin, (22/4/2019).
Bupati Pasaman didampingi Wakil Bupati Atos Pratama sebagai Ketua Tim Koordinasi  Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Pasaman, dalam arahannya mengharapkan seluruh komponen dapat memberikan kontribusi positif dalam penurunan Stunting di Pasaman,  dan betul-betul berkomitmen untuk menurunkan dan menuntaskannya.
“Melalui rakor ini kita harus punya niat dan tujuan untuk mendukung program penurunan, penuntasan dan pencegahan Stunting di Kabupaten Pasaman,” tukasnya.
Wakil Bupati Pasaman sebagai Ketua TKPK dalam arahannya mengharapkan SKPD, camat, wali nagari dan instansi-instansi yang terkait betul-betul bekerja keras untuk tingkatkan Koordinasi.
Acara rakor penanggulangan kemiskinan dalam rangka Rembuk Stunting ini digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pasaman (Bappeda), diikuti oleh Unsur Forkopimda, seluruh Kepala OPD, Camat dan Wali Nagari se-Kabupaten Pasaman.
Bappeda mendatangkan satu orang narasumber, Idesra Iskandar dari Koordinator Program untuk Sumatera, INE Kementerian dalam Negeri. (Mad)
post-top-smn

Baca berita terkait