Wednesday, 26 June 2019

Bupati Madiun Buka MUSRENBANG Penyusunan RKPD Tahun 2017

post-top-smn
Musrenbang RKPD Kabupaten Madiun Tahun 2017 Ketua Panitia Sugeng Warsito, Ketua DPRD Djoko Setijono, Bupati Madiun Muhtarom dan Kepala Bappeda Propjatim DR. H. Fatah Yasin, MM

Musrenbang RKPD Kabupaten Madiun Tahun 2017 Ketua Panitia Sugeng Warsito, Ketua DPRD Djoko Setijono, Bupati Madiun Muhtarom dan Kepala Bappeda Propjatim DR. H. Fatah Yasin, MM

 

Madiun, SMN pemerintah Kabupaten Madiun telah melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan (MUSRENBANG) tahun anggaran 2017 Rabu (2/3/2016) di Pendopo Muda Graha Jalan Alun-Alun Utara No. 4 Madiun.

Dasar pelaksanaan MUSRENBANG di atur di dalam UU no. 15 tahun 2004 tentang sistim perencanaan pembangunan nasional mewajibkan pemerintah daerah untuk menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode I (satu) tahun.

Pemerintah Kabupaten Madiun menindaklanjuti undang-undang tersebut melalui perda No. 10 tahun 2013 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Madiun tahun 2013-2018 telah menetapkan visi “Kabupaten Madiun lebih sejahtera tahun 2018” visi tersebut telah dijabarkan dalam misi yaitu: 1) Peningkatan perekonomian rakyat berbasis AGRO dan berwawasan bisnis, 2) Meningkatkan Sistim sosial yang dinamis, berkeadilan dan berbudaya, 3) Meningkatkan daya saing daerah dan kelestarian lingkungan hidup, dan 4) Meningkatkan pemerintahan yang demokratis dan terpercaya.

Visi dan misi ini langkah konkrit dalam implementasi menetapkan tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan dengan memprioritaskan program-program pembangunan yang meliputi pertanian, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, keamanan wilayah dan lingkungan hidup

Dalam acara Musrenbang RKPD Kabupaten Madiun dikaderi oleh Bupati Madiun Drs.H. Muhtarom S.Sos wakil bupati Madiun Drs.H. Iswanto MSi, BAPPENDA Prov Jatim, BAKORWIL Madiun, ketua DPRD Kabupaten Madiun, dan para ketua komisi DPRD Kabupaten Madiun, Anggota Forpinda Kabupaten Madiun, Sekretaris Daerah, Ibu Ketua Penggerak PKK dan ketua pengurus ketua Dharma Wanita, Asisten Sekretaris Daerah, Staf Ahli, para pimpinan BUMD/BUMN, Kepala SKPD SeKabupaten Madiun, Camat Sekabupaten Madiun, Delegasi Kecamatan masing-masing 3 orang, LSM, Tokoh masyarakat, Dewan Pendidikan dan Wakil perguruan tinggi pelaksanaan MUSRENBANG RKPD Kabupaten Madiun diketuai oleh Sekda BAPPEDA Kabupaten Madiun Sugeng Warsito.

Acara MUSRENBANG RKPD Kabupaten Madiun diawali sambutan dari Kepala BAPPEDA Provinsi Jawa Timur Doktor H. Fatah Yasian MM. dalam sambutannya mengupas beberapa program pembangunan kedepan yaitu “Money Follow Program bukan Money Follow Fungsi”. Ini merupakan instruksi dari Presiden RI Joko Widodo, keseluruh daerah baik menteri, Gubernur, Bupati/Walikota seluruh Indonesia, yang intinya seluruh kepala daerah, baik provinsi maupun kota/kabupaten diharuskan punya program kedepan untuk peningkatan kesejahteraan rakyatnya tidak boleh copy paste atau berdiam diri menunggu jatah dana turun dari pusat “jelasnya DR. H. Fatah Yasin MM”.

Bupati Madiun H. Muhtarom S.Sos dalam sambutannya telah menjelaskan dan memaparkan bebarapa dalam acara Murenbang RKPD Kabupaten Madiun, yaitu mengajak seluruh SKPD, Satuan Kerja (Satker) dan masyarkat Kabupaten Madiun lebih obyektif dalam memajukan dan mengembangkan Kabupaten Madiun kedepannya yang sudah dituangkan dalam Visi dan Misi Kabupaten Madiun lebih sejahtera tahun 2018 dan guyub rukun, gotong royong, “tegas Muhtarom”.

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Djoko Setijono dalam sambutannya mengajak seluruh SKPD / Satker untuk menunjukkan kreativitasnya dan inovasinya dalam rangka merencanakan program kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat kabupaten Madiun kemampuan sebuah daerah tidak bisa hanya di lihat dari indikator pertumbuhan ekonominya, akan tetapi harus diimbangi dengan pemerataan.

Kesejahetraan masyarakatnya, kalau rakyat miskinnya semakin bertamah berarti ada yang salah dalam perencanaannya, semua satker/SKPD harus bisa menjangkau pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya, “Jelas Djoko Setijono”. (sy/adv)

post-top-smn

Baca berita terkait