Thursday, 22 August 2019

Bupati Jember Siapkan Pelayanan Kanker Di RSD dr Soebandi

post-top-smn

JEMBER, SMN – Dengan tidak adanya dokter spesialis kanker di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi Jember, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan siapakan pelayanan tersebut.

Sebab sebelumnya, ketidakadaan dokter spesialis kanker ini menjadi sorotan Komisi IX DPR RI dalam kunjungannya ke Jember, beberapa waktu yang lalu.

Bupati Jember, dr Faida MMR, telah meminta kepada RSD dr Soebandi untuk segera memiliki pelayanan untuk penyakit kanker.

“Selama ini pasien kanker dan radioterapi dari 6 kabupaten/kota sekitar Jember harus dirujuk ke Malang dan Surabaya. Oleh karena itu, sudah saatnya Jember menyiapkan diri sebagai rujukan kanker dan radioterapi,” pinta Bupati.

Sebab, menurut Bupati Faida, RSD dr Soebandi Jember ini telah ditetapkan oleh Kemenkes RI dan Gubernur Jawa Timur sebagai rumah sakit rujukan bagi 6 Kabupaten/Kota sekitarnya, di antaranya Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi dan Situbondo. Atau dengan kata lain, Jember ini mampu melayani 8,1 juta penduduk.

“Kami juga meminta kepada RSD dr Soebandi atas kekurangan kamar dan fasilitas harus segera dilengkapi, terutama untuk fasilitas kelas 3,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, pihak RSD dr Soebandi juga berkesempatan untuk menyerahkan secara langsung proposal pengembangan RSD dr Soebandi kepada Komisi IX DPR RI.

Sebelumnya, sempat dari salah satu Anggota Komisi IX, Fraksi Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago SE, yang mengatakan bahwa tidak adanya dokter spesialis kanker merupakan suatu masalah.

“Sempat Ibu Bupati menjelaskan bahwa spesialis kanker di sini belum ada, jadi tidak bisa ditangani karena belum ada, jadi harus dikirim ke Surabaya untuk bisa melakukan misal kemoterapi dan sebagainya,” ujar Irma Suryani usai rapat dengan jajaran stakeholder Jember di Pendapa Wahyawibawagraha, tadi.

“Ini rencana yang luar biasa, sebagai rumah sakit rujukan 6 kabupaten/kota, ini tentu sangat dibutuhkan. Tolong dicatat,” imbuh Irma. (afu)

post-top-smn

Baca berita terkait