Tuesday, 17 July 2018

Bupati Ipong Serahkan Bantuan Alsintan Kepada Gapoktan di Ponorogo

post-top-smn

ponorogo bantuan 3 Ponorogo, SMN – Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo menyerahkan bantuan pupuk organik cair, Hand Sprayer, alat mesin Pertanian dan Kartu Tani kepada perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di gudang dinas Pertanian dan Perikanan jalan Raya Ponorogo-Madiun Babadan, Selasa (20/6).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Ponorogo Drs. H Ipong Muchlissoni, Wakil Bupati Ponorogo Drs. H. Sudjarno, M.M, Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Slamet Sarjianto,S.E, Kadistan Kab. Ponorogo Ir. Harmanto,M.MA, Sekda Kab Ponorogo DR. Agus Pramono, M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Ponorogo Ibu Sriwati, S.H, M.Hum, Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo diwakili oleh Bpk Iwan,S.H, Kapolres Ponorogo diwakili oleh Kapolsek Babadan AKP Nyoto, Ketua cabang Bank BNI Ponorogo Bpk Sarwoko, Jajaran SKPD Kab Ponorogo, Seluruh Camat se Kab Ponorogo, PPL Kecmatan se-Kab Ponorogo, Seluruh Danramil Jajaran Kodim 0802/Ponorogo, Seluruh Kapolsek jajaran Polres Ponorogo, dan Perwalilan Gapoktan sewilayah Ponorogo.

Bupati Ponorogo Drs Ipong Muchlissoni yang serahkan langsung secara simbolis bantuan tersebut kepada perwakilan Gapoktan mengatakan Alsintan merupakan salah satu komponen penting bagi keberhasilan produk pertanian selain infrastruktur yang menunjang para petani Ponorogo khususnya.

“Sekitar 98,7 % masyarakat Ponorogo tergantung pada sektor pertanian, sedang UMKM hanya berkisaran 1 %, oleh karena untuk menunjang swasembada dan ketahanan pangan perlu dan penting kiranya alsintan yang modern dan mumpuni,” kata Ipong.

Ipong menambahkan, perihal biaya produksi pertanian yang masih tinggi Pemkab mesiasati dengan gencar sosialisasi dan bantuan pupuk cair kepada para petani dengan harapan nengurangi ketergantungan pupuk kimia serta merubah struktur tanah lebih gembur dan subur.

“Dengan pupuk cair tersebut dengan harapan Ponorogo untuk tahun 2018 nenjadi sentra penghasil beras organik yang berkwalitas baik dan siap bersaing,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ipong menyampaikan, selain itu, tahun 2017 ini pemerintah Kabupaten Ponorogo membuat kartu Tani bekerjasama dengan BNI cabang Ponorogo. Yang berfungsi kartu Tani itu untuk menyalurkan bantuan dan program dari Pemerintah yang sifatnya tunai, bisa juga untuk transaksi pertanian dengan harapan kedepan para petani meningkat kesejahteraannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Ir. harmanto menuturkan, adapun alat pertanian yang diserahkan berasal dari sumber dana APBN dan APBD Ponorogo, yaitu Traktor : 50 unit Hand Track : 91 unit, Pompa air : 68 unit,Rice, ansplantar : 18 unit, Hand Prayer : 758 unit. Pupuk Organik Cair : 82.750 L,Hand Sprayer : 1.150. Untuk Kartu Tani Nasional bekerjasama dengan BNI yaitu Kota. : 1.371 buah, Jenangan : 5.967, Babadan : 4.120, Siman : 3.547, Kauman : 4.583, Sukorejo : 7.795, Badegan : 4.058, Sampung : 5.541,Balong: 6.389,Slahung : 6.242, Bungkal : 4.757,Ngrayun : 5.710, Sambit : 3.543,Sawoo : 8.984, Mlarak: 4.625,Jetis, : 3.736,Pulung : 6.684,Sooko: 4.077,Ngebel :1.114, Jambon : 4.138,Pudak : 2.271 dengan Total. : 99.252 buah.

“Harapkan dengan bantuan ini mampu untuk meningkatkan swasembada pangan dan hasil pertanian serta menyejahterakan hidup para petani di Ponorogo,” harap Harmanto. (wied/adv/hms)

post-top-smn

Baca berita terkait