Sunday, 22 July 2018

Bupati Ipong Gelar Seminar Parenting ayah Hebat Teladan Keluarga di Yayasan Qurrota A’yun

post-top-smn

Ponorogo, SMN – Guna memberikan pengertian kepada semua orang tua khususnya Ayah sebagai kepala keluarga bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni menggelar seminar Parenting dengan tema “Ayah Hebat Teladan Keluarga” yang bertempat di Yayasan Qurrota A’yun ponorogo pada hari sabtu 16/7. Seorang ayah tidak hanya mencari nafkah, namun juga harus berperan aktif dalam mendidik putra-putrinya agar menjadi anak yang cerdas dan berguna bagi nusa bangsa, agama dan Negara. Ujar bupati Ipong.

Hadir dalam giat Bupati Ponorogo Drs H.Ipong Muchlissoni, seluruh jajaran pengurus dan dewan guru, Ir.H.Mishbahul Huda M.Be, DPRD Ponorogo Ir.Ribut,seluruh siswa-siswi dan segenap undangan yang hadir. Dalam sambutannya bupati Ipong mengajak dan menghimbau kepada semua orang tua murid yang hadir untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat dan rahmatnya serta lebih memperhatikan tentang pendidikan agama anak-anak mereka terlebih seorang ayah yang harus bisa menjadi pengayom, teladan,teman bagi anak-anaknya, tutur bupati Ipong.

Dirinya juga mengakui dan bangga bahwa di Ponorogo sudah ada sekolah-sekolah yang terkenal seperti Gontor, Muhammadiyah, Nadlatul Ulama, namun juga ada Yayasan Qurrota A’yun yang menyelenggarakan pendidikan tidak kalah hebat dengan pendidikan yang terkenal itu. pasalnya dalam beberapa tahun berdiri sudah mempunyai banyak jenis sekolah dan beberapa jenis siswa dan peran penting dalam membantu pemerintah dan Negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan sistim pendidikan Islam yang modern. “Ini patut kita apresiasi dan kita banggakan, jadi jenis sekolah yang memang dibutuhkan oleh bangsa sekarang ini yaitu sekolahan sejenis Qurrota A’yun, karena memberikan waktu belajar yang panjang dan lengkap, termasuk waktu didalamnya memberikan belajar agama yang lebih dari cukup dibandingkan dengan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah negeri,” aku bupati Ipong.

Pihaknya juga menegaskan apa yang dilakukan oleh Qurrota A’yun tersebut tidak berarti menggantikan peran orang tua,peran keluarga dan peran ayah di dalam mendidik dan menyiapkan putera-puterinya menjadi kader-kader terbaik bangsa, namun hanya sebagian dari membantu tugas orang tua di dalam mendidik anak-anak, artinya tugas kita sebagai orang tua sudah selesai mendidik anak dalam kesehariannya.”Tanggung jawab mendidik anak-anak adalah tanggung jawab keluarga,ayah dan ibu masing-masing. Selama kurun waktu 24 jam 60 sampai dengan 70 persen anak-anak harus belajar di rumah.”Kepala sekolah yang sesungguhnya adalah ayah dari masing-masing anak itu sendiri,” papar bupati Ipong.

“Salah satu kunci dari kesuksesan anak tidak lepas dari peran aktif orang tua terutama seorang ayah dan untuk melakukan itu semua dengan komunikasi. Bupati Ipong juga berharap agar setiap orang tua menyempatkan waktunya untuk berkomunikasi dengan anak-anaknya setiap hari meski sesibuk apapun dikarenakan jaman sudah modern dan banyak pengaruh-pengaruh di medsos yang dapat mempengaruhi jiwa anak-anak yang sedang berkembang, “Pungkas bupati Ipong. (hms/adv/Wied)

post-top-smn

Baca berita terkait