Monday, 22 October 2018

Bupati Ipong Berikan Santunan Kepada Pengemudi Bentor

post-top-smn

Bupati Ipong saat memberikan semangat kepada keluarga Alm Tolikun

Ponorogo, SMN – Bupati Ponorogo Drs. H. Ipong Muchlissoni memberikan santunan berupa sembako dan uang tunai sepuluh juta rupiah  kepada keluarga almarhum Tulikun di desa Setono kecamatan Jenangan. Bantuan diserahkan langsung kepada istri almarhum yang bernama Kodrati. Pemberian bantuan ini atas usulan ketua paguyuban bentor Sunarso lima hari yang lalu. Diketahui almarhum Tulikun meninggal sebulan yang lalu karena serangan jantung saat bekerja menarik bentor.

“Santunan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada para pengemudi bentor. Almarhum pak Tulikun meninggal sebulan yang lalu namun pak Narso selaku ketua paguyuban baru mengusulkan santunan lima hari yang lalu. Setelah saya berkoordinasi dengan bagian kesra dan yang lainnya maka memungkinkan untuk memberi santunan kepada keluarga pak Tulikun. Maka sore hari ini saya serahkan santunan kepada bu Kodrati sebagai ahli waris beliau, “tutur Ipong. Lebihlanjut Ipong menghimbau kepada para pengemudi bentor agar taat pada peraturan. Berapa kali mereka demo pun itu buka hak dan wewenang saya,  karena bentor melanggar peraturan lalu lintas.

“Secara pribadi dan dari hari nurani saya juga tidak ingin melarang bentor. Namun sebagai bupati saya harus menegakkan peraturan. Percuma kan kalau saya ijinkan mereka beroperasi namun di jalan mereka ditangkap polisi. Jadi saya harap mereka paham toh pemerintah tidak tinggal diam. Bagi yang mau beralih ke becak kayuh maka kami fasilitasi, becak akan dihias sedemikian rupa dan para pengemudinya diseragamkan dengan baju khas Ponorogo. Jadi bisa menarik wisatawan. Dengan begitu penghasilan pun akan bertambah, “imbuh Ipong.

Ditanya mengenai kondisi rumah almarhum Tulikun, Ipong menjawab belum ada wacana untuk bedah rumah. Karena di Ponorogo ada banyak rumah yang kondisinya seperti rumah Tulikun bahkan lebih parah. “Kalau untuk bedah rumah saya belum ada rencana ke sana. Karena di Ponorogo ini banyak rumah yang kondisinya seperti ini bahkan lebih parah. Setiap tahun ada program bedah rumah namun ada prioritasnya. Namun kalau untuk mengatasi banjir akan saya rencanakan di PAK tahun ini, “pungkas Ipong.

Sementara itu keluarga alamarhum Tulikun sangat berterimakasih atas bantuan pemerintah kepada keluarganya. Dan berharap agar bantuan ini bisa bermanfaat bagi keluarganya. (wied/Adv/Hms)

post-top-smn

Baca berita terkait