Saturday, 15 December 2018

Bupati Fadeli Bertekad Turunkan Angka Kemiskinan Lamongan

post-top-smn

Bupati Fadeli-Lamongan

Lamongan, suaramedianasional.co.id – Bupati Lamongan, Fadeli mengakui tingkat kemiskinan di daerahnya masih tinggi. Karenan itu, dia bertekad akan menurunkan angka kemiskinan di daerah yang dipimpinnya itu. “Tantangannya pun tak mudah, karena tingkat pengangguran terbuka sampai 3,17 persen, dan angka kemiskinan masih 14,42 persen, sesuai data terakhir kami,” katanya.

Salah satu yang membuatnya lebih bersemangat adalah naiknya angka Upah Minimum Kabupaten dari Rp 1,7 juta menjadi Rp 2,3 juta per bulan di tahun ini. Dia berharap hal itu dapat menjadi daya tarik bagi para pemuda untuk mendapatkan pekerjaan. Naiknya UMK d Lamongan juga dapat membuat pengusaha harus mengeluarkan dana lebih, namun dampak dari kenaikan standar upah pegawai dan pekerja swasta diharapkan juga akan membuat berputarnya sektor ekonomi yang lain.

Saat ini berbagai program terarah pada pengentasan pada pengurangan kemiskinan sudah dilakukan Pemkab Lamongan bahkan bukan hanya dari dana APBD setempat melainkan juga dengan program-program yang terdanai APBD Jatim maupun APBN. Namun dari tahun lalu hingga jelang berakhirnya tahun 2018, angka kemiskinan hanya turun sekitar 0,47 persen saja. “Kami sebenarnya juga sedikit heran cara melakukan pendataannya, masak sih semua program tidak ada hasilnya, penurunan angka kemiskinan sangat rendah,” ungkap Fadeli.

Namun, apapun yang terjadi, pendataan tentang angka kemiskinan Lamongan akan dijadikan sebagai pemacu bagi Pemab untuk membuat terobosan lebih baik. Pemkab akan berkonsentrasi membuat program pro rakyat yang bermuara pada penurunan kemiskinan di Lamongan. (abq)

post-top-smn

Baca berita terkait