Monday, 18 June 2018

Bupati Emil Menjadi Salah Satu Pembicara Indonesia Economic Forum (IEF)

post-top-smn
Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc saat menjadi pembicara dalam Indonesia Economic Forum (IEF) di Hotel Sangri-la Jakarta, Senin (14/11) lalu

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc saat menjadi pembicara dalam Indonesia Economic
Forum (IEF) di Hotel Sangri-la Jakarta, Senin (14/11) lalu

 

Trenggalek, SMN – Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc., menjadi salah satu pembicara dalam Indonesia Economic Forum (IEF), yang diselenggarakan di Hotel Sangri-la Jakarta, Senin (14/11). Wakil Ketua APKASI bidang infrastuktur, lingkungan hidup dan kerjasama luar negeri ini menjadi pembicara bersama dengan beberapa tokoh yaitu Damin Nasution, Ilham Habibie, Gita Wiryawan, Nadiem Makarim (pencetus Go-Jek), serta masih banyak tokoh perekonomian lainnya.

Indonesia Economic Forum (IEF) kali ini merupakan pertemuan tahunan yang ke-3. Forum ini bertujuan menyatukan para pemimpin bisnis, pembuat kebijakan, pengusaha dan pengusaha inovatif di seluruh wilayah Indonesia.

IEF dianggap penting, pasalnya perubahan perekonomian dunia berlangsung sangat cepat. Kehidupan saat ini berada dalam lingkungan yang saling terkait dimana teknologi terobosan, pergeseran demografi dan transformasi politik memiliki implikasi yang luas jangkauannya.

IEF tahun 2016 kali ini mengusung tema “Mengemudi Inovasi: Mengasah Kembali Perekonomian Indonesia”. Tema ini menggaris bawahi perubahan besar yang tengah berlangsung di kawasan terbesar perekonomian.

Perlunya pergeseran akan ketergantungan pada sumber daya alam di bidang jasa dan manufaktur, untuk meningkatkan pertumbuhan produk domestik bruto, serta inovasi baru sebagai pengungkit perekomomian baru.

Dalam paparannya, Dr. Emil Elestiato Dardak, yang juga co-President UCLG Asia Pacific, membahas pentingnya infrastruktur daerah guna menumbuhkan iklim investasi dan peningkatan perekonomian daerah. Banyak hal yang disampaikan oleh Bupati Trenggalek dalam forum tersebut

“Saya tadi berbicara mengenai Trenggalek, kabupaten yang bisa menjadi contoh dari daerah yang mempunyai prospek dan membutuhkan infrastruktur namun membutuhkan sinergitas dari semua pihak untuk memaksimalkan dan mengoptimalkan potensi yang mungkin kurang terpantau oleh para investor,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Indonesia Economic Forum tahun 2016 ini diikuti oleh beberapa kalangan diantaranya komunitas bisnis mulai dari eksekutif, pengusaha muda, perwakilan dari kamar dagang, pejabat pemerintahan, akademisi serta beberapa undangan lainnya. (hms/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait