Sunday, 18 November 2018

Bupati Bondowoso Lantik Lima Pejabatnya

post-top-smn
Bupati Bondowoso Amin Said Husni saat melantik dan mengambil sumpah lima pejabat di lingkungan Pemkab Bondowoso

Bupati Bondowoso Amin Said Husni saat melantik
dan mengambil sumpah lima pejabat di lingkungan
Pemkab Bondowoso

Bondowoso, SMN – Bupati Bondowoso Amin Said Husni kembali melantik dan mengambil sumpah lima pejabat di lingkungan Pemkab Bondowoso. Pelantikan dan pengambilan sumpah  jabatan dilaksanakan di pendopo Bupati, Selasa (17/1).

Adapun pejabat yang dilantik antara lain yakni Agus Suwardjito yang sebelumnya sebagai direktur Rumah Sakit dr. Koesnadi menduduki jabatan baru sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik; Mohammad Ridwan  sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah; Untung Kuzairi sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Pengembangan di RSU dr. H. Koesnadi; Fatchurrohman sebagai Kepala Bagian Umum RSU dan Rahmah Widyana sebagai kepala sub Bagian Keuangan Pada Bagian Perlengkapan dan Keuangan.

Bupati Bondowoso Amin Said Husni menyampaikan satu permintaan kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia ingin seluruh pejabat bisa mencurahkan segenap tenaga dan kemampuannya dalam mengemban tugas baru.

“Saya memasrahkan sebagian amanah masyarakat pada pundak kalian. Untuk itu, saya meminta agar amanah ini dijalankan dengan baik dan penuh tanggungjawab serta senantiasa memberikan pelayanan yang maksimal,” ujarnya

Amin juga menjelaskan terkait permohonan pengajuan agar tidak diperpanjang jabatanya Agus Suwardjito, sebagai direktur RSU dr. Koesnadi.

“Akan tetapi, saya tidak langsung menindaklanjuti surat permohonan yang diajukan saudara dr. Agus Suwardjito. Saya meminta agar dia melaksanakan tugas dengan baik sampai masa akreditasi tuntas. Karena akreditasi ini membutuhkan penanganan yang maksimal dan melibatkan semua unsur yang ada,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Bupati, dirinya memilih mempertahankan dr. Agus Suwardjito meski banyak dokter yang tidak menginginkannya. Itu dilakukan agar akreditasi dengan predikat B yang disandang RSU dr. Koesnadi selama ini tidak turun.

“Upaya ini membuahkan hasil dan mengapresiasi kinerja pihak RSU Koesnadi, karena meraih predikat lulus dengan peringkat Paripurna,” katanya.

Sedangkan jabatan Direktur RSU dr. Koesnadi, Bupati mengangkat Pelaksana Tugas (Plt) dr. Suharto sebagai Direktur. Bupati tidak langsung melakukan pengisian atau lelang jabatan karena pimpinan RSU masih dalam masa transisi.

“Sesuai peraturan perundang-undangan, RSU itu nantinya akan menjadi UPT di Dinas Kesehatan. Sehingga dalam masa transisi ini saya tidak memilih pengisian atau lelang jabatan biar tidak komplikasi kepegawaian atau kelebihan pejabat eselon dua,” kata Bupati.

Langkah ini diambil tegas Bupati sebagai respon dari aspirasi sejumlah dokter untuk melakukan penyegaran di RSU Koesnadi. Pihaknya mengakui telah melakukan langkah yang sangat hati-hati, agar tidak ada aturan yang dilanggar.

“Namun tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan, sehingga menjadi solusi terbaik dalam mengakomodir, merespon harapan dan aspirasi para dokter spesialis,” ucap Bupati Bondowoso dua periode tersebut.

Ia berharap, dalam melewati masa transisi ini tanpa mendatangkan masalah baru. Untuk itu dia meminta dokter spesialis dan seluruh unsur di rumah sakit agar segera bersinergi.

“Tujuannya untuk mempersiapkan dan mencukupi semua kekurangan untuk kemajuan rumah sakit ke depan serta memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat,” pungkasnya.(dar)

post-top-smn

Baca berita terkait