Sunday, 27 May 2018

Bupati Blitar: Jaga Kondusifitas dan Toleransi

post-top-smn
Rapat Evaluasi DESK Pilkades 2016

Rapat Evaluasi DESK Pilkades 2016

Blitar, SMN – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada 15 Desember 2016 di 21 desa pada 15 kecamatan di Kabupaten Blitar telah berlangsung dengan tertib dan lancar. Situasi juga tetap kondusif. Bahkan, pada 23 Desember 2016 ini, seluruh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang melaksanakan Pilkades Serentak tersebut telah mengirimkan laporan kelengkapan kepada Bupati Blitar melalui Camat masing-masing bahwa, 21 desa tersebut tidak ada perselisihan dan bisa melanjutkan pada tahap berikutnya, yakni penetapan, pengesahan dan pengangkatan Kepala Desa (30 Desember 2016 sampai dengan 29 Januari 2017). Sedangkan pelantikan Kepala Desa terpilih dijadwalkan antara 30 Januari 2017 sampai dengan 20 Maret 2017. Hal ini disampaikan oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Drs. Totok Subihandono, M.Si pada Rapat Evaluasi DESK Pilkades 2016 di Ruang Rapat Kantor Bupati Blitar Di kanigoro, Jum’at (23/12).

Sementara itu Bupati Blitar, H.Rijanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu mensukseskan Pilkades Serentak tersebut. Dari awal persiapan, pada saat kampanye dan pencoblosan, situasi bisa terkendali dengan baik dan aman. Ini karena seluruh pihak yang terlibat bahu-membahu, melakukan koordinasi demi suksesnya Pilkades Serentak. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Blitar yang telah dengan bijak dan kedewasaanya menggunakan hak pilih dengan baik serta turut menjaga kondusifitas.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blitar juga menyarankan agar para Camat, anggota Muspika pada daerah yang baru saja melaksanakan Pilkades Serentak mensosialisasikan kepada Kades terpilih untuk tidak melaksanakan syukuran terlebih dahulu. Taskuran disarankan setelah pelantikan kades terpilih. Ini untuk menjaga situasi tetap kondusif juga sebagai bentuk rasa empati kepada calon kades yang kalah dalam Pilakdes Serentak tersebut.

Dihadapan undangan yang hadir dalam rapat tersebut, Bupati Blitar juga menyampaikan apresiasi kepada  kinerja Densus 88 yang telah melumpuhkan teroris di Tangerang Selatan. Bupati Blitar menyerukan, teroris harus diperangi bersama. Ini dengan deteksi dini di wilayah masing-masing. Jika ada tamu yang tidak dikenal, masyarakat diharapkan segera melapor ke pihak RT setempat. Operasi lilin yang dilaksanakan oleh aparat kepolisian harus didukung. Seluruh  elemen masyarakat merapatkan barisan  agar situasi tetap kondusif. H.Rijanto juga menghimbau agar semua pihak memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan natal dan tahun baru.

Sementara itu, Komandan Kodim 0808, Letkol Arhanud Surya Dhani menegaskan agar himbauan tamu wajib lapor 1 X 24 jam harus ditekankan kembali. Penekanan ini terkait dengan tertangkapnya para teroris di Tangerang Selatan. Menurutnya, jika ada kawanan teroris tertangkap, maka kelompok mereka yang belum tertangkap akan menyingkir pada tempat-tempat yang aman. Blitar merupakan wilayah yang aman. Untuk itu, kerjasama untuk memerangi meraka harus dari tingkat bawah. Terkait  perayaan natal, Dandim 0808 ini menegaskan agar masyarakat saling menghormati, menghargai. Pasalnya, negara Indonesia terdiri dari beragam suku, agama dan bahasa. Seperti diketahui, jumlah gereja yanga ada di Kabupaten Blitar 138 gereja.  Diharapkan Muspika dan masyarakat memastikan keamanan gereja-gereja tersebut sehingga bagi yang merayakan natal merasa aman dan nyaman.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD, Suwito Saren Santoto juga mengungkapkan, meskipun Pilkades Serentak telah berlalu, namun menjaga kondisi masyarakat agar tetap  kondusif harus tetap menjadi tugas bersama. Perbedaan jangan dijadikan perpecahan.(mam)

post-top-smn

Baca berita terkait