Tuesday, 23 July 2019

Bulog dan Pemkot Kediri Tak Bisa Operasi Pasar Akibat Tingginya Harga Beras

post-top-smn

FOTO-OPERASI-PASAR-_-3.182-Ton-Beras-Pemerintah-Disebar-ke-Kediri

Kediri, SMN – Tingginya harga beras nampaknya masih harus dinikmati warga kediri dan sekitarnya. Sebab sampai saat ini Pemerintah Kota Kediri dan Bulog Sub Drive 5 Kediri belum bisa melaksnakan operasi pasar beras untuk menurunkan harga beras.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Kota Kediri Yetti Siswo Rini, belum bisanya dilaksanakan operasi pasar karena terkendala Peraturan Menteri Perdagangan.

“Operasi pasar beras baru bisa dilaksanakan jika pemda setempat mengajukan operasi pasar ke gubernur dan meneruskan ke Menteri Perdagangan,setelah dianalisa Menteri Perdagangan baru menunjuk bulog untuk melaksanakan operasi pasar,” ujar Yetty Siswo Rini, Selasa (24/2/2015)

Bolog Sub Drive 5 Kediri sendiri sebenarnya siap untuk melaksnakan operasi pasar, saat ini Bulog memiliki 22.500 ton stok beras yang dipergunakan untuk raskin dan cadangan bencana alam. Namun jika menteri perdagangan meminta Bulog untuk melakukan operasi pasar, stok tersebut sementara bisa dipergunakan untuk operasi pasar

Mengingat, porosedur pelaksanaan operasi pasar masih panjang dan  tidak bisa segera dilaksanakan operasi pasar, Pemkot Kediri mendesak Bulog segera menyalurkan jatah raskin untuk masyharakat yang rencanaya akan dilaksnakan 2 Maret nanti, dengan harapan masyarakat bisa mendapat beras dan bisa menekan harga beras. (brtjtm/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait