Monday, 24 June 2019

BSN Perbanyak Perusahaan di Indonesia Timur Terapkan SNI

post-top-smn

bsn

Surabaya, SMN – Untuk meningkatkan daya saing produk, Badan Standardisasi Nasional (BSN) mengajak perusahaan atau industri di wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur untuk menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Sampai sekarang, perusahaan atau industri di Indonesia yang sudah menerapkan SNI masih 12 ribu, dan yang aktif melakuan pembaruan setiap tahun masih 9 ribu dari total jutaan perusahaan di sini,” kata Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Humas BSN Budi Rahardjo di Surabaya, Selasa (18/4).

Oleh karena itu, kata Budi, sebagai upaya mendorong perusahaan atau industri untuk menerapkan SNI, pihaknya menggelar pameran “Indonesia Quality Expo” (IQE) ke-5 di Makasar, Sulawesi Selatan tanggal 24-26 Oktober 2017.

“Pameran IQE ke-1 sampai ke-4 diselenggarakan di Jakarta. Untuk tahun ini, kami ingin melaksanakan di daerah agar IQE dapat bergema hingga ke seluruh nusantara dan mendorong perusahaan di wilayah Indonesia Timur sadar menerapkan SNI,” kata Budi.

Budi menjelaskan, tujuan penerapan SNI untuk peningkatan daya saing produk, efisiensi serta menunjang program keterkaitan sektor ekonomi dengan berbagai sektor lainnya, sehingga penerapan standar oleh industri menjadi sangat penting.

“Pameran IQE ke-5 akan kami selenggarakan di Grand Clarion Convention Ji AP Pettarini No 3, Mannuruki, Tamalate, Kota Makasar, Sulawesi Selatan, dan dimeriahkan Seminar Nasional Standardisasi yang melibatkan sekitar 600 orang, dan berbagai acara lainnya,” katanya.

Budi mengatakan, pameran IQE tahun 2017 menargetkan 70 stand yang akan diikuti oleh pemangku kepentingan BSN baik dari perusahaan, lembaga penilaian kesesuaian, asosiasi, perguruan tinggi, maupun pemerintah daerah dan pusat.

“Tahun lalu, industri penerap SNI seperti Siemens Indonesia, PT. Pertamina Lubricants, IAPMO, Balai Sertifikasi Indonesia, PT Pupuk Kaltim turut ambil bagian dalam pameran. Dari Jawa Timur ada dari PT Petrokimia Gresik. Pameran dimeriahkan dengan berbagai acara panggung dan bagi-bagi hadiah produk ber-SNI,” kata Budi. (mad/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait