Wednesday, 15 August 2018

BPN Kediri Penyuluhan Legalisasi ASSET T. A 2017 Di Setonorejo, Kras

post-top-smn
 Suasana saat penyuluhan PTSL, ketika sesi ada warga yang sedang bertanya

Suasana saat penyuluhan PTSL, ketika sesi ada warga yang sedang bertanya

Kediri, SMN – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kab. Kediri menggelar penyuluhan legalisasi Asset T.A 2017 Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), target tambahan 3000 bidang pada hari Kamis, (27/07) di Desa Setonorejo, Kecamatan Kras. Hadir dalam sosialisasi ini, Tim dari BPN, Kejaksaan, Kepolisian, Muspika Kec. Kras, Anggota DPRD dan warga desa pemohon PTSL.

Kades Setonorejo, Marnani dalam kesempatan ini menyampaikan, bahwa, “Desa Setonorejo yang semula mendapat kuota 400 bidang, sekarang ada penambahan 200 bidang jadi total kuotanya 600 bidang”.

Kepala Kantor BPN Kab. Kediri melalui Ketua Tim PTSL, Lukman mengatakan, bahwa “PTSL pada tahap II ini ada tambahan kuota, yang semula target Kab. Kediri sebanyak 16.000 bidang, ada tambahan sebesar 3.000 bidang yang terbagi di 3 desa dalam 3 kecamatan, termasuk di Desa Setonorejo ini, silakan nanti bapak dan ibu bertanya tentang apasaja uneg-uneg, silakan ditanyakan. Koordinator PTSL disini adalah Pak Jumali, nanti dilanjut dengan beliau melalui sesi tanya jawab. Selanjutnya koodinator Jumali, menambahkan, “Peserta PTSL dimohon untuk koordinatif, program ini tinggal melanjutkan saja, tingkatkan kerjasama yang baik, semua bisa bermuara ke panitia karena program ini sudah berjalan, semua blangko sudah disiapkan.

Kejaksaan, Adhi pada kesempatan mengatakan,” Kehadiran kami disini dalam rangka mengupayakan agar program PTSL ini dapat berjalan dengan baik. Hal ini untuk menerangkan agar peserta secara jujur dalam menyampaikan dari mana asal hak tanah yang dimiliki tersebut. Sedangkan adanya surat pernyataan dari peserta itu adalah produk hukum dari pemohon, semua akibat hukum yang timbul baik pidana maupun perdata itu ditanggung oleh peserta sendiri, bukan tanggungan dari perangkat maupun panitia pelaksana. Kami mendampingi agar tidak ada penyimpangan oleh oknum, kalau ada masalah bicarakan rembug sendiri dengan peserta, karena PTSL ini gratis terbatas, yaitu yang tidak gratis adalah fotocopy, patok, kalau ada sisa tergantung kesepakatan dari penggunaanya. Ini semua untuk peningkatan kesejahteraan dari para calon peserta PTSL.

Anggota DPRD, Hery G. Sesuai Permen yang tidak punya akta bisa dibuatkan surat pernyataan, ini dipermudah untuk mensukseskan PTSL, kalau ada masalah tanyakan pada ahlinya. Kalau tuntas pada tahap yang ini, saya siap mendampingi usul di BPN agar tuntas semua tanah di Desa Setonorejo dapat tersertifikasi semua untuk tahun yang akan datang di Tahun 2018.

Ketua panitia pelaksana PTSL, Juremi, menyampaikan bahwa pelaksanaan program di desanya berjalan lancar, ungkapnya “Pelaksanaan program PTSL di Desa kami berjalan sangat lancar, baik pemberkasan maupun keuanganya, hal ini karena adanya dukungan dana dari donatur, ada doonatur dari marnani, dari berkas lancar, keuangan juga lancar karena ada dukungan dana dari pihak ketiga atau donatur, sehingga kami siap dengan adanya penambahan kuota ini” demikian imbuhnya. Mari dukung dan sukseskan program percepatan pelaksansan PTSL ini, demi kesejahteraan rakyat, peningkatan taraf hidup dan perekonomian serta untuk kemajuan Negara dan Bangsa Indonesia yang tercinta ini. (smg)

post-top-smn

Baca berita terkait