Sunday, 22 July 2018

BNN AMANKAN SEORANG TERSANGKA YANG DIDUGA KURIR SABU

post-top-smn

LUMAJANG, SMN – BNN kabupaten Lumajang, melakukan release di aula BNN, yang dipimpin langsung oleh kepala BNN, AKBP Mudawaroh, pada rabu ( 16/5/2018).

Hal tersebut terkait penangkapan kepada seseorang yang di duga sebagai kurir sabu, yang dalam setiap transaksi mendapat keuntungan 50 ribu dan juga dapat tambahan mencicipi / menghisap sabu.

Penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa di jalan ahmad yani diduga ada transaksi narkoba, dan langsung ditindaklanjuti oleh seksi pemberantasan, yang kemudian melakukan penyelidikan, dan akhirnya pada hari minggu, 6 mei 2018, kira kira pukul 23.00 WIB, didepan RSUD Dr Haryoto Lumajang, ditangkaplah seseorang laki laki bernama MJ, berumur 40tahun, pekerjaan seniman (pengamen), alamat di Tompokersan, dengan membawa barang bukti berupa sabu seberat 0,26 gram, serta sebuah handphone merk advance.

Dalam pengembangan selanjutnya, didapat informasi bahwa barang tersebut dibeli dari Klakah oleh saudara HD, dan rencananya barang tersebut akan dijual ke saudara TG, yang dalam hal ini keduanya masih dalam penyelidikan.

“Saat ini tersangka MJ, beserta barang bukti, diamankan di kantor BNN kabupaten Lumajang, dan dilakukan tes urine, yang hasilnya positif sabu (methampetamin),” beber Mudawaroh.

Selanjutnya tersangka MJ, dididuga melakukan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika golongan satu, sebagaimana dimaksud dalam undang undang narkotika nomor 35 tahun 2009, pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1), dengan ancaman hukuman paling singkat empat (4) tahun dan paling lama dua puluh (20) tahun penjara.

Sementara itu, HD dan TG, yang keduanya masih dalam taraf penyelidikan, akan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), dengan melakukan pengembangan dan mengejar jaringan diatasnya.

“Karena kami belum mempunyai ruangan tahanan sendiri, maka proses hukum terhadap saudara MJ, akan kami lakukan penahanan di lembaga pemasyarakatan (lapas) klas ll B lumajang. Tersangka MJ akan kami tahan selama 20 hari kedepan untuk proses penyelidikan awal, dan apabila dalam penyidikan sudah dinyatakan lengkap (P-21), kami akan serahkan ke kejaksaan untuk proses hukum selanjutnya,” pungkas Mudawaroh. (Atk)

post-top-smn

Baca berita terkait