Monday, 21 May 2018

Biro Kesra Minta Dua Kementerian Urus Pengungsi Syiah

post-top-smn
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim Siti Nurahmi

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim Siti Nurahmi

Sidoarjo, SMN – Sudah lebih dari empat tahun Pemprov Jatim mengurusi puluhan para pengungsi syiah asal Sampang yang hingga kini tinggal di Rusunawa Jemundo, Sidoarjo. Selama itu, jatah hidup dan tempat tinggal bagi para pengungsi masih menjadi tanggungan Pemprov Jatim melalui dukungan dana APBD.

Untuk itu, Pemprov Jatim yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim Siti Nurahmi meminta pada Kementerian Sosial dan Kementerian PU dan Perumahan  Rakyat untuk ikut membantu mengurusi para pengungsi sebanyak 85 KK (kepala keluarga) atau 349 jiwa tersebut.

“Sampai sekarang kami terus memberikan jatah bulanan atau biasa disebut jatah hidup kepada para pengungsi Syiah. Sejak tahun anggaran 2014 hingga 2016 pemberian diperuntukkan bagi 85 KK atau 349 jiwa bagi pengungsi Syiah yang tinggal di Rusunawa,” kata wanita berjilbab yang akrab disapa Mimin tersebut, Rabu (30/11).

Ia menjelaskan, pemberian jadup bagi para pengungsi hingga kini telah menghabiskan biaya sebesar Rp 12,137 miliar. “Untuk jadup itu diberikan uang sebesar Rp 709 ribu per orang per bulan kepada 85 KK atau 349 jiwa pengungsi. Ini sudah hampir empat tahun,” katanya.

Ditanya batas waktu soal pemberian jadup tersebut, ia mengaku tak bisa memastikan hal itu. “Kami juga belum tahu sampai kapan jadup itu akan diberikan terus. Yang perlu diingat, Rusunawa Jemundo itu bukanlah penampungan permanen, melainkan sementara,” tuturnya.

Di sisi lain, lanjut dia, warga di Sampang masih menolak para pengungsi Syiah ini kembali ke tempat tinggalnya. “Ini yang harus mendapat perhatian pemerintah pusat agar tak menjadi tanggungan Pemprov Jatim terus,” harapnya.

Terkait itu, pihaknya mengaku telah berkomunikasi dengan Kemensos dan Kementerian PU Perumahan Rakyat untuk kelanjutan nasib pengungsi korban konflik sosial di Sampang yang ada di Rusunawa Jemundo ini. (afr/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait