Friday, 19 April 2019

BI Kediri : Waspada Peredaran Uang Palsu

post-top-smn
Ilustrasi Uang Palsu

Ilustrasi Uang Palsu

Kediri, SMN – Bank Indonesia cabang Kediri mengingatkan masyarakat untuk waspada peredaran uang palsu. Pasalnya, dalam kurun waktu dua bulan saja ditemukan ratusan uang palsu pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu.
Kepala Unit Unit Operasional Kas BI Kediri Suyatno mengungkap dari tahun ke tahun peredaran upal di wilayahnya terus meningkat. Pada 2014 ditemukan sekitar 5000 lembar upal dan angka ini naik di tahun 2015 dimana ditemukan 8.577 lembar upal di 13 Kabupaten/Kota yang berada diwilayah kerja BI Kediri.
“Peningkatan temuan uang palsu tersebut mengindikasikan jika pengetahuan masyarakat mengenai ciri-ciri uang sudah sangat baik. Nyatanya sebelum beredar mereka sudah tertangkap atau mengecek keaslian uang tersebut pada kami,” kata Suyatno.
Menurutnya, sebanyak 993 lembar uang palsu  ini ditemukan melalui olahan BI, di antaranya masuk lewat perbankan yang dibawa oleh nasabah, atau masyarakat yang mengecek keaslian uang tersebut ke BI. Dan temuan uang palsu tersebut rata-rata pecahan kertas seratus ribuan dan pecahan kertas lima puluh ribuan.
“Dari bulan Januari-Februari kita sudah menemukan sebanyak 993 lembar di 13 kabupaten kota. Dan itu hasil dari olahan BI sendiri, untuk yang berda di kepolisian belum, kan masih dijadikan bukti dipersidangan nantinya” terangnya
Lebih lanjut, untuk menekan peredaran uang palsu, pihak BI terus melakukan sosialisasi tentang keaslian uang, baik melalui kas keliling, ke sekolah- sekolah atau pun disaat ada event-event tertentu
“Kita juga memberikan sosialisasi disekolah- sekolah, dan dengan banyaknya temuan ini berarti sosialisasi kita tentang keaslian uang kepada masyarakat sudah masuk, dan kita terus akan melakukan kegiatan edukasi ini,” tandasnya.
post-top-smn

Baca berita terkait