Tuesday, 14 August 2018

Berkah Semburan Air Misterius di Desa Sidolaju Kecamatan Widodaren, Untungkan Sawah Sekitarnya

post-top-smn

Tim ESDM pusat ke lokasi semburan air misterius di Desa Sidoalaju Kecamatan Widodaren pada Kamis (9/8) — (foto: dokumentasi BPBD Ngawi).

Ngawi, SMN – Selalu ada hikmah di balik peristiwa. Istilah ini pun tampaknya tepat bagi kejadian menyemburnya air secara misterius di sawah milik Mujianto yang terletak di Dusun Weru Desa Sidolaju Kecamatan Widodaren.

Luberan dari semburan air setinggi puluhan meter itu berhasil menggenangi hektaran sawah di sekitarnya. “Biasanya memakai diesel mahal karena harus beli bahan bakar, pake sumur listrik juga mahal pulsanya, ini dapat air banyak dan gratis,” ujar Tukiyo, salah satu pemilik sawah.

Musim kemarau biasanya membuat pemilik sawah harus menggenangi lahannya dengan sumur pompa. Hari Minggu (5/8) yang lalu, Mujianto pun melakukannya namun tak disangka setelah mesin dinyalakan malah menyembur air setinggi puluhan meter.

Semburan air tersebut bahkan tak berhenti hingga saat ini, dan mengaliri sekitar 3 hektar sawah di sekitarnya. “Kami ikut bersyukur, apalagi kalau harus menyewa diesel bahan bakarnya sekitar Rp 1 juta per setengah hektar,” ungkap Tukirah, pemilik sawah yang berdekatan dengan lokasi semburan.

Air tersebut dianggap tidak berbahaya walaupun ada kandungan gas metan. Hal ini sesuai analisa dari para peneliti dari tim yang diturunkan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim, pada hari Rabu (8/8).

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim turun gunung ke lokasi ini dan berkesimpulan ada gas metan pada air yang menyembur deras tersebut. “Namun tidak berbahaya termasuk untuk pertanian,” kata Kukuh Sujatmiko, pimpinan rombongan ESDM Jatim.

Pada Kamis (9/8) berganti tim Kementerian ESDM yang turun ke Sidolaju. Terdiri dari lima personel, tim ESDM pusat ini melakukan penelitian atas material ikutan yang keluar bersama air. Fenomena lain yang jadi objek penelitian adalah gas yang dapat menyala di rumah Muhajir, warga Waruk Tengah Kecamatan Pangkur. Adanya fenomena alam ini membuat warga penasaran dan di lokasi-lokasi tersebut dipadati pengunjung bak tempat wisata baru. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait