Tuesday, 12 December 2017

Belum Kantongi Ijin, 3 SMK Sudah Menerima Ratusan Siswa

post-top-smn

Tiga SMK Negeri di Kabupaten Kediri diduga belum mengantongi ijin operasional. Meskipun begitu tiga lembaga tersebut sudah menerima ratusan siswa, untuk belajar mengajar.

Data yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten Kediri sudah dua tahun yang lalu mendirikan  tiga SMK Negeri. Yakni SMK Negeri di Kecamatan Purwoasri, Grogol dan di Kecamatan Semen.

Meskipun kegiatan belajar mengajar sudah berlangsung hingga dua tahun. Anehnya 3 SMK Negeri tersebut belum mempunyai gedung dan sarana –prasarana sekolah. Kegiatan belajar-mengajar mereka dititipkan ke masing-masing SMP negeri yang ada di tiga Kecamatan tersebut. Yakni SMP negeri Semen, Purwoasri dan SMP Negeri Grogol.

Selain itu tenaga pengajar juga masih mendatangkan dari luar. Dan kepala sekolahnya juga dirangkap oleh masing-masing SMP yang ditempati. Sementara jumlah siswa dimasing-masing SMK Negeri tersebut sekitar 600 siswa.” I ya siswanya rumayan banyak. Masuknya siang, yakni sekitar jam 13.00 WIb,” ujar Tobroni, salah satu Warga Kecamatan Grogol.

Karena belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai, hingga kini siswa di 3 SMKN tersebut belum pernah melakukan praktek. Sehingga kwalitas pendidikan mereka tidak maksimal.” Sepengetahuan saya, hingga dua tahun ini belum pernah praktek,” imbuh Tobroni.

Siti Durotul Mahmuda Anggota DPRD dari Frkasi Nasdem mengaku, kalau pihaknya sudah mengetahui adanya 3 SMKN yang diduga bermasalah . Dirinya menjelaskan dalam minggu ini akan memanggil Dinas pendidikan untuk mengklarifikasi keberadaan 3 Sekolah tersebut. “ Dalam minggu ini kami akan memanggil Dinas terkait,” urainya, Jumat (19/12).

Wanita yang duduk dikomisi D, membidangi pendidikan tersebut juga mengaku kalau pembangunan gedung di 3 SMK tersebut sekarang masih tarik ulur. Pasalnya persyaratan untuk membangun sekolah belum terpenuhi. Yakni terkait luas lahan yang akan dibangun. “ Syaratnya mendirikan itu, luasnya sekitar 5 hektar. Akan tetapi kenyataanya lahan yang ada luasnya belum ada 5 hektar,” urainya lebih lanjut.

Masih kata Siti Duroh, kalau anggaran untuk pembangunan 3 sekolah tersebut sudah ada. Akan tetapi besarnya berapa dirinya belum menyebutkan.” Wah kalau besarnya berapa saya lupa harus melihat catatan terlebih dahulu,” pungkasnya.(bad)

post-top-smn

Baca berita terkait