Wednesday, 26 June 2019

Bela Negara Bakal Jadi Materi Wajib Ospek Mahasiswa

post-top-smn
Mayjen TNI Hartind Asrin

Mayjen TNI Hartind Asrin

SMN – Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Mayjen TNI Hartind Asrin, mengatakan materi bela negara akan menjadi ajaran wajib saat Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek).
“Setiap Ospek mahasiswa wajib ada materi bela negara, untuk meningkatkan rasa cinta generasi muda terhadap negara,” kata

saat penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bela Negara selama tiga hari 11-13 Maret 2016 di Badan Diklat Jatim, Minggu (13/3) kemarin,
TNI mendapatkan tugas memberikan materi tentang bela negara, pengenalan wawasan kebangsaan, bukan memberikan materi kemiliteran. “Kegiatan itu akan menjadi salah satu program mereka dalam meningkatkan rasa nasionalisme pada mahasiswa,” katanya.
Ia juga menegaskan, saat ini Program Bela Negara sangat diperlukan untuk pengetahuan dan bekal dari terjangan era globalisasi.”Kami saat ini telah bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Jakarta untuk Bela Negara, nanti akan berlanjut ke daerah lain,” tuturnya.
Seperti diketahui, kegiatan Ospek merupakan acara yang perlu dilakukan seluruh universitas yang ada di Indonesia. Kegiatan ini biasa dilakukan oleh para mahasiswa angkatan baru. Dengan kegiatan ini, mereka bisa mendapatkan informasi dan mengenal kampus barunya dengan baik.
Lebih lanjut dikatakan Mayjen TNI Hartind Asrin, sesuai diamanatkan dalam UUD 1945, Pasal 27 ayat 3 bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara baik secara individu, kelompok atau sebagai komponen bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
“Untuk membentuk sikap dan perilaku perorangan maupun kelompok sesuai kebutuhan organisasi, hanya dapat dilakukan melalui Diklat yang terstandar dan terukur sebagaiman yang akan dilaksanakan oleh para peserta Diklat kali ini,” katanya.
Pemimpin tidaklah cukup dengan berbekal ilmu pengetahuan saja, tetapi ada hal-hal yang prinsip yang harus dimiliki dan itu hanya akan diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan baik secara teori (pengetahuan), maupun praktik (keterampilan) seperti disiplin, keteladanan, bertanggungjawab, pantang menyerah, berani mengambil resiko, kerjasama. (kominfo Jatim)

post-top-smn

Baca berita terkait