Friday, 19 April 2019

Bea Cukai Juanda Berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu Hampir Tiga Kilogram

post-top-smn

Bea Cukai Juanda kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Sabu Indonesia dari luar negeri.

Sidoarjo, suaramedianasional.co.id  – Bea Cukai kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis Sabu ke Indonesia dari luar negeri. Jumat (28/12),  di Aula Kantor Bea Cukai Pabean Juanda Surabaya,  diselenggarakan konferensi pers atas penindakan upaya penyelundupan narkotika via Bandara Internasional Juanda. Merupakan kerjasama yang baik antara Direktorat Jendral Bea dan Cukai (CNT KPPBC tipe Madya Pabean Juanda, kantor wilayah DJBC Jatim I, Laboratorium Bea  Cukai BPIB tipe B Surabaya), Reserse Narkoba Polda Jawa Timur, Imigran Bandara Juanda dan pengamanan Bandara(Lanudal, POMAL dan Avse PT. Angkasa Pura I).
Dalam kronologis penindakan yang dipaparkan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Budi Harjanto  dijelaskan bahwa pada hari Senin, 24 Desember 2018  berhasil menggagalkan penyelundupan sabu yang dibawa oleh penumpang yang datang dengan pesawat Air Asia (QZ-321) rute Kuala Lumpur – Surabaya yang  berinisial WSP (laki-laki, WN Malaysia, 29 tahun). “Modus yang digunakan adalah dengan memasukkan barang sabu ke dalam berbagai macam snack(makanan ringan) ,” ungkap Budi.
Terhadap kecurigaan ini, petugas menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan secara mendalam, yaitu dengan melakukan pemeriksaan koper milik tersangka,  dilanjutkan dengan pemeriksaan pada makanan snack yang ada dalam koper tersebut, dan kedapatan 6 bungkus kristal putih dengan berat 2.840 gram.
 Kemudian petugas melakukan pemeriksaan lanjutan yaitu dilakukan uji laboratorium Bea Cukai, BPIB tipe B Surabaya,  kristal putih tersebut positif methamphetamine (sabu).
Barang bukti dan pelaku selanjutnya diserahkan kepada Dit. Res. Narkoba Polda Jatim untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Dari upaya penggagalan 2.840 gram sabu maka Bea Cukai berhasil menyelamatkan sekitar 14.200 jiwa generasi muda Indonesia,  dari bahaya narkotika dengan asumsi 1 gram di konsumsi oleh 5 orang.Berdasarkan UU no 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,  merupakan pelanggaran pidana Pasal 113 ayat 2.Berdasarkan UU Kepabean nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan pada Pasal 102 penyelundupan barang impor dipidana penjara 1 tahun dan paling lama 10 tahun dan pidana denda Rp. 50 juta dan paling banyak Rp. 5 miliar. (Try)
post-top-smn

Baca berita terkait