Tuesday, 23 July 2019

Bawa Narkoba, Oknum PNS di Sampang Ditangkap

post-top-smn
Ilustrasi

Ilustrasi

Sampang, SMN – Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang seharusnya menjadi panutan bagi masyarakat di sekitarnya malah menjadi contoh yang tidak pantas dituru oleh siapapun. Seorang Oknum PNS bernisial SS (40) asal Dusun Raba Jateh, Desa Taddan, Kecamatan Camplong terancam dipecat sebagai abdi negara. Hal ini disebabkan, yang bersangkutan berurusan dengan polisi lantaran tertangkap basah sedang membawa narkoba.

Ketua Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sampang Fadhilah Budiono mengatakan, tidak ada toleransi apapun terhadap SS. Dia akan dipecat secara tidak hormat sebagai PNS.

“Sebelumnya, saya bersama Bupati pernah memecat anak dari STPDN yang menggunakan sabu. Jadi terkait PNS menyalahgunaan narkoba tidak ada ampun lagi, baik itu tentara, pegawai apabila terlibat narkoba harus dipecat. Apalagi sesuai dengan laporan dari kepolisian,” tegas Fadhilah, Kamis (21/4).

Fadhilah mengaku sangat menyangkan apabila ada PNS terjerat penyalahgunaan barang haram narkoba. Bahkan pihaknya mengaku tidak akan ada jatah pensiunan kepada PNS yang tersangkut kasus narkoba.

“Kasihan anak istrinya, sudah merintis menjadi pegawai dan harus tersandung narkoba. Sebab nantinya akan dipecat secara tidak hormat dan tidak ada toleransi dapat jatah pensiunan,” paparnya.

Untuk diketahui, oknum PNS berinisial SS (40) asal Dusun Raba Jateh, Desa Taddan, Kecamatan Camplong ditangkap oleh jajaran Satresnarkoba pada Kamis (7/4) lalu sekitar pukul 22.00 Wib. Lokasi penagkapan di Jalan Mutiara, Kelurahan Banyuanyar, Kota Sampang.

PNS yang bersangkutan kedapatan membawa barang haram satu poket narkoba jenis sabu seberat 0,11 gram. Bahkan SS terindikasi sebagai pengedar narkoba yang berada di wilayah hukum Sampang. (why)

post-top-smn

Baca berita terkait