Saturday, 15 December 2018

Bangga Suka Dusun, Andalan Kecamatan Poncokusumo Entaskan Kemiskinan

post-top-smn

Camat Poncokusumo Sukarlin

Malang, suaramedianasional.co.id  – Soal kemiskinan menjadi isu yang paling banyak dibicarakan selama lebih dari satu decade. Pengentasan kemiskinan juga menjadi tuuan berbagai program yang digalakkan pemerintah. Hal ini juga dicoba diwujudkan di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. “Posisi Kecamatan Poncokusumo juga agak sulit, karena daerahnya secara geografis luas dan secara administrative pun banyak, kami memiliki 17 desa dan 48 dusun,” ujar Sukarlin, Camat Poncokusumo.

Mata pencaharian warga mayoritas adalah petani sehingga sangat bergantung pada kondisi alam. Mengatasi ancaman kemiskinan yang bisa saja menimpa semua wilayah, Sukarlin selama tiga tahun terakhir sudah menerapkan program cinta dusun. “Jadi ada program Bangga Suka Dusun di Kecamatan Poncokusumo ini, tujuannya ya supaya pengembangan potensi apapun, berbasis pada lingkup yang dekat masyarakat desa yakni di dusun masing-masing,” ungkap Sukarlin.

Pembangunan yang dilakukan desa pun lebih mengutamakan kondisi tiap-tiap dusun. Desa-desa di Kecamatan Poncokusumo pun tak perlu latah meniru pembangunan di daerah lain kalau memang tak sesuai dengan potensi yang ada di dusun mereka. “Jadi ya jangan heran, di desa-desa di Kecamatan Poncokusumo ini, sistem drainase dibuat yang representatif lebih dulu, kemudian pemberdayaan keluarga juga dipentingkan,” ujar Sukarlin.

Salah satu yang menjadi pengembangan menarik di Kecamatan Poncokusumo adalah sangat jarang pekarangan yang menganggur. Pemanfaatan pekarangan dengan diberi tanaman yang memberi ketahanan pangan pada keluarga sangat terlihat. Sayur mayur dan buah dapat dilihat tertanam di halaman warga, bersanding dengan peternakan sederhana seperti ayam, bebek ataupun kolam kecil-kecilan. “Pola pemanfaatan pekarangan seperti ini sudah kami lakukan di tiap dusun, ada mungkin yang belum maksimal namun akan tersu kami gencarkan,” kata Sukarlin.

Program Bangga Suka Dusun ini juga efektif meningkatkan gizi tiap keluarga serta mendukung terciptanya pola hidup sehat dan pendidikan generasi yang baik. “Karena secara perekonomian lebih punya ketahanan dan akifitas ekonomi dapat berjalan,” ungkapnya. (yop)

post-top-smn

Baca berita terkait