Wednesday, 26 June 2019

Artis Pretty Asmara Dimakamkan di Lumajang

post-top-smn

Pretty Asmara, artis nasional yang menghembus kan nafas terakhir (4/11) karena sakit lambung akut.

Lumajang, suaramedianasional.co.id – Jalan menuju rumah Sulicha, sudah dipasang rambu dilarang masuk. Selain itu, bendera duka berwarna putih dengan tanda palang hijau terpasang di ujung jalan. Isak tangis pun langsung terdengar begitu sebuah keranda bertutup kain hijau diberangkatkan dari rumah tersebut, Senin pagi (5/11).

Selama hidupnya Pretty Asmara dikenal sebagai komedian dan turut bermain di beberapa sinetron. Pretty Asmara berasal dari  Desa Dawuhan lor, RT/RW  25/09, Kecamatan Sukodono. Bungsu dari tiga bersaudara pasangan almarhum Paiman dan Siti Mutomimah ini pernah kuliah di STMIK AMIKOM Yogyakarta, dan pernah aktif di teater.

Berbekal kegatan teaternya itu, Pretty yang bocah desa pun mencoba peruntungannya dan mampu menaklukkan Jakarta menjadi entertainer. Dia juga sempat membintangi  sejumlah sinetron, sejak 1996 lalu. Sinetron yang melejitkan namanya diantarangan Saras 008  (1998), dan  Dendam Nyi Pelet. Tak hanya itu, ia juga membintangi film layar lebar seperti Kejar Amerika (2004) dan Kejarlah Jodoh Kau Kutangkap  (2011).

Pretty Asmara menghembuskan nafas terakhir di RS Pengayoman Jakarta Minggu malam (4/11) dan keputusan keluarga untuk memakamkannya di kampong halamannya di Lumajang. Pretty dimakamkan Senin pagi (5/11) pukul 07.00 WIB di makam Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono. “Kedatangan jenazah dari Jakarta sudah pukul 01.00 dini hari, jadi pagi hari ini langsung kita makamkan,” kata Sulicha, sepupu almarhumah.

Keluarga besar Pretty Asmara mendengar kabar kematiannya dari saudara Pretty yang ada di Jakarta bernama Ayu Asmara. Pihak keluarga pun meminta maaf atas semua kesalahan almarhumah semasa hidup dan selama berkarir menghibur masyarakat. (tik)

post-top-smn

Baca berita terkait