Sunday, 21 October 2018

Antisipasi Banjir, Dewan Minta Pemerintah Bangun Pintu DAM Dialiran Bengawan Solo

post-top-smn
Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Golkar, Kodrat Sunyoto meninjau langsung di Dusun Kaliagung, Kabupaten Gresik

Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Golkar, Kodrat Sunyoto meninjau langsung di Dusun Kaliagung, Kabupaten Gresik

Gresik, SMN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur meminta kepada pemerintah untuk membangun pintu air (DAM) tepat di aliran Bengawan Solo. Hal ini dilakukan untuk mencegah banjir tahunan disekitar wilayah tersebut. Dimana banjir tahunan akibat luberan air bengawan solo ini tersebut yang tampak parah di daerah Dusun Kaliagung Desa Tiremenggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Golkar, Kodrat Sunyoto ditemui usai reses dan meninjau langsung di Dusun Kaliagung, Kabupaten Gresik, Kamis (24/11) menegaskan, dengan kondisi ini seharusnya dibangun pintu air (DAM) tepat di aliran Bengawan Solo. Namun karena Bengawan solo menjadi tanggungjawab pusat, maka seharusnya ada dana sharing antara Pusat, Pemprov Jatim dan kab/kota untuk pembangunan pintu air.

Tidak itu saja, Kodrat yang juga anggota Komisi C ini, apabila musim kemarau maka akan terjadi kekurangan air. Dimana air yang ada pada kali/ irigasi pertanian langsung habis karena keluar ke Bengawan Solo dikarenakan belum ada buka tutup air.

Menurutnya, sungai yang perlu dibangun buka tutup airnya adalah pintu yang terbesar yang airnya barasal dari Petiyin Tungga, Lowayu, Bangeran, Bulangan, Wonokerto, Sawu (Gresik), Takerharjo, Bulu Brangsi ( lamongan),” paparnya.

Disamping itu, tambahnya masyarakat Dusun Kaliagung desa Tiremenggal menyebutnya, ada tiga kecamatan yang menjadi kunci banjir masing-masing kecamatan Dukun, Bungah dan Sidayu. Apabila pintu air belum ada, kemudian tanggul sungai sebelah timur jebol ketika air Bengawan Solo meluap maka dipastikan tiga kecamatan tersebut akan banjir.

“Pernah terjadi tahun 1994 dan 2006 serta di tahun-tahun sebelumnya juga ada, dimana di tiga kecamatan tersebut terjadi banjir bandang. Oleh karena itu warga dusun kaliagung desa tiremenggal kec. Dukun kab. Gresik sangat membutuhkan adanya pintu air tersebut,” paparnya. (pca/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait