Saturday, 15 December 2018

Aksi Demo Tuntut Panwaskab Usut Dugaan Kecurangan Pilkada

post-top-smn

Ribuan masa mendatangi kantor Panwaslu Kabupaten Sampang yang berada di jl. Rajawali no 3

 

 

Sampang, SMN – Dengan di keluarkannya surat oleh Bawaslu Kabupaten Sampang dengan no183/Bawaslu-PROV JI-23/VII/2018 tentang permohonan untuk melihat C7 tertangal 7 juli 2018 atas laporan terkait dugaan pelanggaran oleh Tim Paslon Mantap dan sesaat kemudian mengeluarkan surat keputusan yang menyatakan tidak terdapatnya pelanggaran yang di tindak lanjuti untuk menghentikan penyidikan. kedua surat tersebut membuat Tim Paslon Mantap geram pasalnya dua keputusan tersebut kontradiktif dan terpakasa tim paslon mantap melakukan aksi turun jalan, sebagai bentuk protes ke bawaslu tentang keputusan yang di ambil.

Ribuan masa mendatangi kantor Panwaslu Kabupaten Sampang yang berada di jl. Rajawali no 3 aksi masa tak banyak menyampaikan tuntutan akan tetapi melantunkan do’a sementara ribuan massa menggelar do’a bersama para perwakilan di terima dengan baik di dalam kantor Panwaslu  untuk membicarakan permasalahan yang terjadi hingga berjam-jam.

karena para demonstran merasa menunggu lama sehingga aksi yang semula damai dan tenang menjadi anarkis, para demonstran melempari kantor panwas dengan batu dan kayu sehingga memaksa pihak aparat menembakkan gas air mata ke arah para pendemo.

selang berapa menit dari ke anarkisan para pendemo, perwakilan pendemo Imam Bukori  keluar dengan membawa surat pernyataan yang di tanda tangani oleh ketiga  Panwas di antaranaya  Juhari  selaku ketua Panwaskab Insiatun anggota Panwaslau dan Muhalli anggota Panwaslu kabupaten  Sampang menyatakan bahwa Panwaslu tidak bisa menunggu   c7  untuk akurasi dan pembuktian,  dugaan pelanggaran yang di ajukan tim mantap karena batas waktu penanganan perkara pelanggaran harus diputuskan tanggal tujuh juli dua ribu delapan belas hingga berita ini di turunkan para pendemo bergerak menuju kantor KPU Sampang.(why)

post-top-smn

Baca berita terkait