Monday, 23 July 2018

Akifis Ngawi Ditemukan Tewas di Kontrakan

post-top-smn

Gatot sutanto alias totok, aktifis lsm harka ngawi semasa hidup.

 

 

NGAWI, SMN – Bau busuk yang menyengat hidung Imam Turmudi, warga Jalan Karya, terus membuatnya penasaran. Sampai kemudian dia pun menelusur dan masuk ke kontrakan yang dihuni Gatot Sutanto alias Totok, 50 tahun.

Beberapa tetangga kontrakan lain juga memintanya menelusuri sumber bau itu di seitar kontrakan Totok. Karena pintu depan terkunci, para tetangga pun masuk melalui pintu samping. Tak disangka, di dalam kamar yang dikontrak, terdapat tubuh Totok sudah menghitam dan membusuk bahkan sudah dikerubuti belatung. Baunya pun sangat menyengat. Diduga korban meninggal di kamarnya dan terlambat diketahui oleh orang lain. “Semula kita duga bau bangka hewan, tapi saat masuk konrakan ternyata berasal dari tubuhnya Mas Totok yang sudah meninggal dan membusuk,” terang Imam Turmudi.

Totok ditemukan tergeletak dengan bersandar di sofa. Kakinya berselonjor namun sudah menghitam dan membusuk. Aparat kepolisian dari Unit Forensik dan Identifikasi Polres Ngawi melakukan olah TKP dan jenazah korban dievakusi ke RSUD dr Soeroto untuk divisum.

Kematian Totok cukup mengejutkan karena korban yang dikenal sebagai ketua LSM Harka ini tak menampakkan tanda-tanda sakit sebelumnya. Totok diketahui mulai tidak muncul di tengah kawan-kawannya sejak 18 Juni 2018. Hanya saja, sebelum lebaran Totok sempat mengaku sering tidak enak badan dan mudah lelah.  Pria asal Desa Kauman Kecamatan Widodaren ini semasa hidupnya juga dikenal supel dan humoris.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan tidak ada dugaan kekerasan, jenazah Totok kemudian dibawa ke kampung halamannya di Kauman Kecamatan Widodaren untuk dimakamkan. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait