Monday, 15 October 2018

Akhir Pekan, 3 Orang Tewas Tabrakan

post-top-smn

warga berdesakan untuk melihat tabrakan bus vs pemotor, di Jl ring road Ngawi, Sabtu (29/9).

NGAWI, SMN – Akhir pekan atau acap disebut week end akhir September di Ngawi, diwarnai kabar duka. Sabtu malam (29/9) dua kejadian kecelakaan telah menewaskan tiga orang dan dua orang korban luka-luka.

Adalah Achmad Shobirin, 18 tahun, warga Margomulyo Kecamatan Ngawi yang ketiban naas. Sabtu malam, sekitar pukul 20.00 WIB, dia kehabisan bensin di ruas jalan ring road (jalan Soekarno). Dia pun menuntun motornya, Suzuki CB 150 R di utara jalan. Namun tak disangka, sebuah tabrakan antara bus dan sepeda motor membuat Achmad Sobirin ikut kena imbas dan membuatnya hampir pingsan. “Mungkin tujuannya mau membeli bensin karena jarak dari POM bensin tidak jauh dari lokasi kecelakaan,” ungkap Agung salah satu saksi.

Kejadian itu bermula saat dari timur jalan sebuah sepeda motor shogun yang dikemudikan Andri Very Fandi (30th) membonceng Iput Haryanto (34th), keduanya warga Tempuran kecamatan Paron, berjalan searah dengan bus Sugeng Rahayu nopol W 9682 UZ yang dikemudikan Rachmad Budiono, warga Jaten, Balong, Ponorogo.

Andri bermaksud mendahului dua dan langsung belok kanan (ke arah utara). Namun jarak saat membelokkan motor dengan bus diduga terlalu dekat, sehingga terjadi tabrakan. Motor Andri tertabrak bus yang kemudian ikut menabrak Achmad Sobirin yang sedang menuntun motor. Bus kemudian berusaha membanting stir ke kanan dan berhenti.

Andri dan Iput tewas karena tabrakan tersebut, sedangkan Sobirin terkapar hingga dievakuasi warga untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit. Tabrakan berikutnya terjadi antara motor dan pikap di Jalan Raya Ngambe-Sine, Dusun Tretes Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren. Korban meninggal atas nama Frendy (28th) warga Wakah, Kecamatan Ngrambe Kejadian dimulai saat Frendy tidak hati-hati waktu membelok dan bertabrakan dengan pikap. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait