Wednesday, 23 May 2018

post-top-smn
Wakil Gubernur Jawa Timur Gus Ipul Memberikan Sambutan Dalam Acara Apel Akbar Heroik Santri 2016 di Taman Candra Wilwatikta Pandaan.

Wakil Gubernur Jawa Timur Gus Ipul Memberikan Sambutan Dalam Acara Apel Akbar Heroik Santri 2016 di Taman Candra Wilwatikta Pandaan.

Surabaya, SMN – Wakil Gubernur Jatim, Drs. H. Saifullah Yusuf mengajak seluruh santri selain memperdalam ilmu aqidah dan akhlak, juga memperdalam rasa cinta tanah air. Rasa cinta tanah air inilah yang menjadi landasan dalam meraih kesuksesan dan berprestasi. Demikian disampaikannya saat menghadiri Apel Akbar Heroik Santri 2016 di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (19/11).

Seorang santri, selain wajib memperkokoh aqidah dan menguatkan keyakinannya, juga harus memperjuangkan tegakknya dan terpeliharanya aqidah ahlus sunah wal jamaah. Disaat yang sama, ia juga harus menanamkan rasa cinta tanah air. “Tak ada gunanya punya aqidah dan akhlak tapi tak punya rasa cinta tanah air. Di tempat lain kaum muslimin diusir tapi disini kita hidup aman dan tenang. Kita harus bersyukur. Nahdlatul Ulama (NU) punya peran dalam menanamkan rasa cinta tanah air kepada para santri. Untuk itu saya minta adik-adik semua memperkuat rasa cinta tanah air demi terwujudnya persatuan dan kesatuan NKRI,” ujar Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim.

Melalui acara ini, Gus Ipul menyatakan rasa bangganya pada Maarif dan NU Kab. Pasuruan, terutama adik-adik dan remaja yang hadir pada acara apel akabr ini. Menurutnya, para santri yang hadir dalam acara ini merupakan bagian dari masa depan Indonesia dan masa depan NU. ”Mereka yang hadir disini adalah yang nantinya akan menjadi kyai, ulama, guru dan profesi lainnya, termasuk pejabat, dan mungkin juga ada yang jadi Presiden. Hari ini kita bersama kyai, para ulama, guru, sesepuh di lingkungan NU Kab. Pasuruan, bersama-sama memegang komitmen untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.

Terkait acara ini, ia sangat mengapresiasi. Ia juga berterimakasih pada Bupati Pasuruan yang memberikan perhatian dan atensi terhadap kegiatan seperti ini untuk kemajuan santri dan Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, kegiatan rutin ini sangat bagus karena disini diteguhkan komitmen bahwa pintar penting tapi berakhlak itu juga penting. “Percuma pintar tak punya akhlak yang baik. Untuk itu santri dididik untuk punya akhlak dan moral,” katanya.

Pada kesempatan ini Gus Ipul mengak ribuan santri untuk menyanyikan lagu Tanah Air yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir. Di akhir, ia mengajak semua santri untuk mendoakan kyai dan para pemimpin agar panjang umur dan sukses memimpin bangsa.

Dalam acara ini, para santri juga menandatangani Pernyataan Sikap Santri Kabupaten Pasuruan kepada Presiden RI yang berisi, pertama, tegakkan hukum seadil-adilnya dan NKRI harga mati, kedua, pendidikan nasional harus berlandaskan agama dan akhlak mulia, dan ketiga, fullday school harus berbasis kearifan lokal.

Acara ini dihadiri sebanyak 20.000 santri dari seluruh Kabupaten Pasuruan dan sekitarnya. Apel Akbar Heroik Santri ini sebagai bagian Peringatan Hari Santri Nasional, Hari Pahlawan serta Hari Jadi Kabupaten Pasuruan. Selain Apel Akbar, acara ini dimeriahkan dengan Musabaqoh Santri Madin, Ma’arif NU Camp, Lomba Paduan Suara, Pameran TTG, serta Cerdas Cermat Wawasan Kebangsaan dan Aswaja. Acara ini dihadiri pula oleh Bupati Pasuruan, H. M. Irsyad Yusuf serta para kyai, ulama dan guru dari pondok pesantren dan sekolah NU yang ada di Kabupaten Pasuruan dan sekitarnya. (Humas Setdaprov. Jatim/Dew/Kin).

post-top-smn

Baca berita terkait