Saturday, 15 December 2018

20 Mahasiswa Polije Berangkat Ke China Dengan Biaya Sendiri

post-top-smn
Suasana pelepasan 20 mahasiswa program studi Produksi Ternak Jurusan Peternakan dan Jurusan Teknologi Produksi Tanaman Pangan Politeknik Negeri Jember (Polije)akan berangkat ke China untuk mengikuti program Student Exchange ke Jiangsu Agri-Animal Husbandary Vocational College China (Jiangsu China)

Suasana pelepasan 20 mahasiswa program studi Produksi Ternak Jurusan Peternakan dan Jurusan Teknologi Produksi Tanaman Pangan Politeknik Negeri Jember (Polije)akan berangkat ke China untuk mengikuti program Student Exchange ke Jiangsu Agri-Animal Husbandary Vocational College China (Jiangsu China)

Jember, SMN – 20 mahasiswa program studi Produksi Ternak Jurusan Peternakan dan Jurusan Teknologi Produksi Tanaman Pangan Politeknik Negeri Jember (Polije), Rabu (1/3) kemarin akan berangkat ke China untuk mengikuti program Student Exchange ke Jiangsu Agri-Animal Husbandary Vocational College China (Jiangsu China), biarpun dengan biaya sendiri.

Mereka semua dilepas oleh Direktur Polije Ir. Nanang Dwi Wahyono MM, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Muh. Munih Dian Widianta S.Kom MT, Wakil Direktur Bidang Administrasi Umum Saiful Anwar S.TP MP, Kepala Badan Kerjasama, Ketua Jurusan Peternakan dan beberapa pejabat lainnya.

Dalam pelepasan yang dilaksanakan di Ruang Sidang Gedung Asih Asah Asuh tersebut kesepuluh mahasiswa peserta program Student Exchange didampingi orangtua dan keluarga masing-masing.

Dalam sambutannya Nanang Dwi Wahyono menyampaikan, bahwa program Student Exchange merupakan kesempatan emas untuk mempunyai pengalaman internasional.

“Manfaatkanlah kesempatan mengikuti program Student Exchange ini untuk menambah kepercayaan diri, pengalaman dan pergaulan internasional, untuk memperkuat kompetensi dan daya saing ketika lulus kelak,” kata Nanang Dwi Wahyono.

Menurut Nanang, kesemua mahasiswa yang berangkat semuanya menggunakan biaya sendiri, dan iuni sudah yang ke empat kalinya, demi menuju Polije menjadi yang terbaik di Asia Tenggara.

Salah satu perwakilan orangtua, waktu itu dalam sambutan menyampaikan terima kasih kepada pihak pimpinan Polije, yang telah memberi kesempatan putra-putrinya untuk mengikuti program student exchange ini.

“Saya berpesan kepada semua mahasiswa untuk jaga diri dan kekompakan, hati-hati dinegara China yang mempunyai budaya dan adat istiadat yang berbeda,” pesannya.

Dirinya juga berpesan agar mahasiswa percaya diri dan mampu menunjukkan budaya luhur bangsa Indonesia di lingkungan kampus, dan hanya mengambil hal-hal yang baik untuk menambah khasanah dan wawasan dalam pergaulan internasional.

Keduapuluh mahasiswa tersebut akan menempuh masa studi efektif selama empat bulan dan akan menempuh tujuh mata kuliah dengan sistem transfer kredit.

“Kalau tidak salah, anak kami berangkat kle China selama satu semester, jadi itu yang membuat kami bangga,” bebernya.

Sementara menurut Kepala Badan Kerjasama Ir. Nantil Bambang Eko S, M.Si, sesuai hasil evaluasi bersama antara pimpinan Polije dan Jiangsu China, kedua belah pihak melanjutkan program student exchange ini dan untuk angkatan kedua sepakat meningkatkan peserta program menjadi 20 mahasiswa.

“Untuk angkatan kedua belah pihak sepakat meningkat jumlah peserta menjadi 20 mahasiswa,” paparnya.

Masih menurut Bambang Eko, pada bulan depannya mnanti akan diperluas bidang studi program student exchange ini dengan program studi hortikultura dan teknologi industri pangan. (atk)

post-top-smn

Baca berita terkait