Monday, 18 February 2019

12 OPD Dilantik Bupati, Satu Menunggu Keputusan DPRD

post-top-smn
Bupati saat memberikan selamat kepada salah satu pejabat yang telah dilantik.

Bupati saat memberikan selamat kepada salah satu pejabat yang telah dilantik.

Jember, SMN – Selasa (18/4) sore, 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah dilantik oleh Bupati Jember, dr Faida MMR. Yang dalam acara tersebut dihadiri oleh Forkompinda Jember dan Wakil Bupati, yang tadi Kapolres Jember sudah sempat hadir dan izin untuk melanjutkan kegiatan. Tak luput juga hadir Dandim 0824/Jember, Kajari Jember, Ketua Pengadilan Agama, Wakil Ketua OJK dan PLT Sekretaris Daerah juga tak luput hadir Asisten beserta Kepala OPD di lingkup Pemkab Jember.

Bupati Jember juga berterima kasih kepada Anggota Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang berkenan menyediakan waktu untuk menghadiri pelantikan, kemarin sore itu.

Menurut Faida, bahwa arti pelantikan ini adalah untuk mendapatkan kesejahteraan umum,  mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan keadilan sosial untuk mewujudkan tugas. Dan selain keduabelas OPD tersebut masih ada satu OPD yang belum dilantik sebab masih menunggu keputusan DPRD, karena itu Jabatan Sekretaris DPRD Jember.

“Kami telah Usulkan kepada DPRD Kabupaten Jember, dan kami menunggu keputusan tersebut. Dan untuk mewujudkan hal tersebut, maka perlu didukung dengan adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki integritas, profesional bersih dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945,” jelasnya dalam sambutannya.

Untuk mewujudkan ASN yang demikian tersebut, kata Faida, Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 telah mensyaratkan pengisian jabatan dalam hal ini termasuk JPTP yang dilakukan secara terbuka, kompetitif di kalangan PNS dengan memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, rekam jejak jabatan dan integritas serta persyaratan jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Maka dari itu, kami telah melakukan pengisian JPTP di 13 OPD melalui seleksi terbuka atau lelang jabatan dan yang ada dihadapan saya saat ini adalah produk pertama dari hasil dalam jabatan tersebut dari pansel yang kredibel karena berisikan figure professional yang teruji,” paparnya.

Bahkan menurut Faida, Ketua Pansel yaitu Anselmuskan yang juga Sekretaris Ditjen Otda Kementerian Dalam Negeri, menyampaikan bahwa Kabupaten Jember lah Kabupaten pertama yang paling baik, sebab Pansel yang dipimpin langsung oleh pejabat dari pemerintah pusat.

“Ini adalah suatu apresiasi yang luar biasa yang diberikan terhadap Kabupaten Jember. Dari 39 nama yang diserahkan kepada saya dulu, selain mempertimbangkan aspek kompetensi juga mempertimbangkan aspek integritas dan loyalitas, maka sekarang terpilih 12 orang ini,” tambahnya.

Untuk itu, kata Faida, bahwa yang hadir hari ini adalah sesungguhnya figur-figur yang memikul beban tanggung jawab lebih yaitu dituntut untuk selalu berkompeten dalam bekerja menjaga integritas dari godaan apapun dan selalu tegak lurus soal mayoritas.

“Begitu selesai dilantik, maka sejak saat itulah semuanya wajib hukumnya, selama 24 jam menjadi pelayan rakyat, sebab rakyat menunggu kiprah dan untuk mendukung Bupati dan Wakil Bupati Jember menunaikan janji kerjanya,” imbuhnya lagi.

Bupati Faida, dalam sambutannya juga menginstruksikan bahwa selesai untuk yang dilantik ini segera berkonsolidasi segera mengkonsolidasikan seluruh personalia di lingkungan masing-masing OPD yang dipimpinnya. Dan setelah itu segera melaksanakan program-program yang selama ini masih terhambat pelaksanaanya karena ketiadaan pejabat definitive.

Juga menurut Bupati Faida, perlu juga diketahui bahwa saat wawancara dengan dirinya dulu,  maupun dengan Wakil Bupati itu akan selalu menjadi sebuah catatan khusus.

“Saya akan terus monitoring dan jika berdasarkan hasil evaluasi, saya lihat ternyata jauh dari harapan maka, saya tidak akan segan untuk mengevaluasi posisi jabatan. Saya juga tekankan agar seluruh pemimpin OPD yang baru ini tidak bermain-main dengan integritas Ingatlah bahwa untuk menduduki jabatan ini, semuanya tidak mengeluarkan uang serupiah pun, karena itu merupakan kesalahan besar jika saat menjabat sekalian masih bermain-main dengan yang namanya pungutan liar, gratifikasi dan suap,” bebernya.

Sebab kata Bupati Jember ini, seluruh kegiatan telah dibiayai oleh APBD Kabupaten Jember. Kata Faida, dirinyalah orang pertama yang akan menindak Pimpinan OPD, apabila tetap bermain-main dengan integritas, maka dirinyapun yang akan mengantarkan langsung kepada aparat penegak hukum untuk diproses.

“Untuk itu sebagai pimpinan tinggi saudara sekalian harus selalu cepat mengatasi tantangan tersebut. Buanglah paradigma lama, bahwa pemegang kekuasaan sehingga boleh membelanjakan sesuai selera. Dan jadikanlah paradigma baru bahwa rakyat pemegang kuasa anggaran sehingga APBD, dan harus diarahkan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat dan menghindari pemborosan anggaran,” urainya.

Faida juga memastikan bahwa seluruh peserta yang mengikuti seleksi terbuka di Kabupaten Jember, mempunyai kesempatan yang sama, karena kesempatan dalam terbuka ini adalah terbuka untuk seluruh ASN se Provinsi Jawa Timur.

“Untuk itu dibuktikan pada kesempatan hari ini, untuk Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, berasal dari Kota Probolinggo. Saya sampaikan selamat datang di Kabupaten Jember dan selamat berjuang bersama sama pejabat yang lainnya,” pungkasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Jember mengatakan jika dalam pelantikan ini dia mengkutip amanah pendiri bangsa yaitu Ir Soekarno, bahwa untuk dapat menjadi pemacu semangat kerja saudara apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat sesuatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkahpun. Untuk itulah, mari kita semua tidak ragu dan berbuat kebaikan. (atk)

post-top-smn

Baca berita terkait